Wamensos Ajak 3 Pemkab Entaskan Kemiskinan Lewat Sekolah Rakyat

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menegaskan program Sekolah Rakyat menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan sejak dini, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Hal itu disampaikan saat menerima audiensi pemerintah kabupaten Kutai, Sinjai, dan Kaimana di Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia, Kamis (21/5/2026).

“Presiden memerintahkan pemutusan transmisi kemiskinan harus dimulai sejak dini, sejak SD. Sekolah Rakyat ini program prioritas Presiden untuk memutus transmisi kemiskinan melalui jalur pendidikan,” ujarnya.

Ia menyebut berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 4 juta anak yang tidak bersekolah.

“Presiden ingin kemiskinan segera selesai. Dalam kondisi tertentu, orang tua yang kurang mampu meminta anak ikut bekerja, itu yang Presiden tidak mau,” ujar Agus Jabo.

Menurut Agus Jabo, Presiden meminta setiap pemerintah daerah memiliki minimal satu Sekolah Rakyat dengan kapasitas hingga 1.000 siswa. Ia menambahkan, pada tahun ini terdapat 104 titik Sekolah Rakyat permanen yang disiapkan untuk menggantikan Sekolah Rakyat rintisan, meski saat ini baru 93 titik yang berjalan karena beberapa lokasi masih menghadapi kendala.

Sementara untuk 2026, pemerintah menyiapkan tambahan 143 titik baru di luar lokasi yang sudah ada. Seluruh usulan daerah yang memenuhi syarat nantinya akan diserahkan kepada Presiden melalui Menteri Sosial untuk ditetapkan pembangunannya.

Dalam pertemuan tersebut, ketiga pemerintah daerah dari Kutai, Sinjai, dan Kaimana melaporkan kesiapan lahan, progres pembangunan Sekolah Rakyat, hingga usulan program pemberdayaan dan perlindungan sosial di masing-masing wilayah.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri melaporkan kesiapan lahan seluas tujuh hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Legalitas lahan telah diserahkan kepada Kementerian Sosial dan saat ini lokasi tengah memasuki tahap pematangan lahan. Area tersebut dinilai strategis karena memiliki akses jalan dan dekat dengan permukiman warga.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kaimana diwakili oleh Wakil Ketua III DPRK Kaimana Dennis Yusuf Sawi menyampaikan kendala lahan yang masih berupa rawa sehingga membutuhkan penimbunan sebelum dapat digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Terkait Sekolah Rakyat di Kaimana, lahannya sebenarnya sudah ada. Namun kondisi lahannya masih berupa rawa sehingga perlu penimbunan,” ujar Dennis.

Pemerintah daerah juga mengusulkan dukungan surat rekomendasi dari Kementerian Sosial untuk memperkuat proses penyiapan lahan tersebut ke Kementerian PU.

Wakil Bupati Sinjai Andi Mahyanto Mazda turut melaporkan progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen telah mencapai sekitar 69,8% persen.

“Di lapangan sudah ada empat gedung yang terpasang atap. Yang penting tanggal 14 Juli sudah bisa dipakai untuk proses belajar mengajar,” ujar Andi.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Sinjai turut mengusulkan penguatan program Kampung Siaga Bencana (KSB), pengisian lumbung sosial, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) bagi keluarga penerima manfaat.

Menanggapi laporan tersebut, Agus Jabo meminta pemerintah daerah menyiapkan lahan terbaik untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

“Sampaikan ke bupati, untuk mempersiapkan lahan bagus. Ini penting untuk program Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Untuk usulan penguatan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan lumbung sosial di Sinjai, Agus Jabo meminta pemerintah daerah segera berkoordinasi untuk ditindaklanjuti, mengingat Sinjai memiliki kerawanan banjir dan longsor.

Mengakhiri audiensi, Wamensos mengapresiasi kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Sekolah Rakyat dan program kesejahteraan sosial lainnya.

“Orang miskin punya potensi, tapi kita di pemerintahan tidak pernah menjangkau mereka. Setelah beberapa bulan masuk Sekolah Rakyat, banyak potensi anak-anak mulai terlihat. Ada yang bagus bahasa Inggrisnya, bahasa Jepang, ada yang punya kemampuan lain,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ducati Hypermotard 698 Mono Nera Disuntik Teknologi MotoGP
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Dandhy Laksono Jawab soal Sumber Dana Pembuatan Film "Pesta Babi"
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Muktamar NU Diingatkan untuk Tak Banyak Dicampuri Politik Kekuasaan
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo: Anak-anak Muda Jangan Semua Minta jadi ASN
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Persib Butuh Satu Poin untuk Juara, Ramon Tanque Minta Tim Tetap Fokus
• 1 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.