JAKARTA, KOMPAS.TV – Roy Suryo selaku tersangka kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menilai Jokowi tidak ingin kasus itu bergulir sampai ke pengadilan.
Roy menyampaikan itu menjawab pertanyaan tentang apakah pihaknya melihat ada pihak yang tidak ingin kasus ini sampai ke pengadilan.
“Yang nggak ingin ya Jokowi sendiri. Jokowi sendiri nggak ingin,” ucapnya dalam dialog Kompas Petang di KompasTV, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Kubu Roy Suryo Laporkan Rismon Sianipar Soal Buku Gibran End Game, Apa Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Saat ditanya alasannya menyebut itu, Roy mengatakan sudah ada orang yang bertemu dengan pencetak ijazah tersebut di Pasar Pramuka.
“Ini breaking news juga ya. Meskipun nanti sebentar lagi pasti orangnya akan ngaku. Rustam Effendy. Hari ini ketemu dengan orang yang mencetak ijazah itu. Di Pasar Pramuka,” kata Roy.
“Artinya ijazahnya palsu. Artinya ijazah ini palsu,” ulangnya.
Roy juga mengatakan bahwa halitu valid. Bahkan, ada yang bersedia untuk menyampaikan di bawah sumpah di pengadilan.
“Valid banget, karena sudah ada orang yang mengaku. Sudah ada orang yang mengaku. Berani di bawah sumpah nantinya, kalau itu dibawa ke pengadilan.”
“Dan itu ada beberapa orang loh, termasuk Eko Sulistyo, termasuk nama seorang profesor, yang dulu sudah pernah disebut tuh, termasuk Bitor yang mengatakan,” tuturnya.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- roy suryo
- freddy damanik
- sekjen projo
- ijazah jokowi
- joko widodo





