Melek Teknologi, Toko Kelontong Kini Bisa Bayar Nontunai

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Melalui ekosistem binaan Sampoerna Retail Community (SRC) kini transaksi di toko kelontong dapat dilakukan secara digital dan mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin adaptif di era modern.

Direktur Utama PT SRC Indonesia Sembilan Romulus Sutanto mengatakan adopsi teknologi merupakan salah satu pilar utama pembinaan yang diberikan kepada ratusan ribu mitra SRC di seluruh Indonesia.

“Jadi kita memperkenalkan Ayo SRC di 2019 dan saat ini hampir 99 persen toko SRC kini telah ter-digitalisasi melalui aplikasi Ayo SRC. Toko SRC juga menurut survei 23,8 persen lebih unggul dalam penyediaan opsi pembayaran digital, cashless payment ya,” kata Romulus, dalam Talkshow HUT ke-18 SRC, di Kawasan Hotel Borobudur Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Ia mengungkapkan penggunaan digitalisasi bagi binaan SRC ini tidak hanya mencakup tata cara pemesanan barang ke distributor, tetapi juga menyediakan layanan digital untuk toko kelontong dapat melayani konsumen dalam hal transfer antarbank hingga pembelian pulsa.

Baca Juga :

Sokong UMKM untuk Memperkuat Konsumsi Rumah Tangga
 


(Ilustrasi. Foto: Dok MI) Digitalisasi mempermudah konsumen Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Iqbal Shoffan Shofwan yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyoroti upaya peningkatan literasi digital di kalangan pelaku usaha UMKM. Ia menambahkan seperti penggunaan sistem pembayaran digital di warung kelontong akan memberikan keuntungan bagi pemerintah melacak perputaran uang di masyarakat, sekaligus menguntungkan konsumen yang tidak lagi harus menerima uang kembalian.

“Bahwasanya mitra-mitra SRC itu sudah melek digital climate dan ini sangat aman membantu pemerintah itu dibantu terkait dengan peredaran uang kapital kemudian juga konsumen itu dibantu, tidak ada lagi itu kembalian pakai permen,” ungkap Iqbal.

Tampil dalam perayaan HUT ke-18 SRC, Suparmi salah satu binaan SRC membagikan pengalamannya mengenai transformasi yang dialami tokonya menjadi lebih baik setelah mendapatkan pendampingan dari tim SRC.

“Toko kami yang sudah tertata rapi semakin bertambah meningkat omzetnya hingga 40 persen, hasilnya sangat membantu perekonomian keluarga kami termasuk untuk membiayai anak kami kuliah hingga,” ungkap Suparmi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Suami di Sumbar Aniaya Istri, Divonis Hakim Tak Boleh Minum Miras 2 Tahun
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Bareskrim Musnahkan 20,9 Ton Bawang Impor Ilegal Senilai Rp 676 Juta
• 5 jam laludetik.com
thumb
PEVS 2026 Bakal Pamerkan Kendaraan Listrik Darat, Air, hingga Udara
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Bersenpi di RSIA Duren Sawit yang Viral di Medsos
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Media sebut sistem rudal Typhon AS akan ditempatkan kembali di Jepang
• 8 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.