JAKARTA, KOMPASTV – Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan permintaan maaf kepada para investor global terkait dampak ketidakpastian ekonomi yang terjadi saat ini.
Pernyataan itu disampaikan saat memulai rangkaian kunjungan di Singapura dengan bertemu para investor global dan jajaran pengelola aset.
“Saya juga minta maaf, mungkin sebagian dari Anda terkena dampak negatif dari situasi yang terjadi saat ini,” kata Luhut dalam pertemuan tersebut dilansir dari Instagram Luhut.Pandjaitan.
Meski demikian, Luhut menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan ekonomi global, terutama terkait ketidakpastian harga minyak dunia yang dinilai dapat memengaruhi kondisi fiskal Indonesia.
Ia mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai skenario apabila harga minyak dunia menyentuh angka 100 dolar AS per barel.
Menurutnya, kondisi itu dapat memicu pembengkakan defisit anggaran hingga ratusan triliun rupiah.
“Kami membuat simulasi jika harga minyak rata-rata mencapai 100 dolar AS, apa yang akan terjadi di Indonesia. Karena asumsi APBN kita hanya 70 dolar AS,” ujarnya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Video Editor: Rizaldi
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 22 Mei 2026, Turun Rp12 Ribu Jadi Rp2,788 Juta per Gram
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- luhut
- singapura
- investor





