"Pertama pasti bersyukur, selalu Puji Tuhan karena selesai dengan tanpa ada yang cedera. Tapi ya memang cukup disayangkan tadi," ujar Jojo. Baca juga: Gregoria Resmi Mundur dari Pelatnas Demi Fokus Pemulihan Kesehatan "Saat pertama cukup mendominasi jalannya permainan tapi di gim kedua dia sedikit membaca permainan saya dan itu saya kurang siap untuk segera ganti pola permainan juga," jelasnya.
"Di gim kedua itu dia mulai banyak baca bola permainan saya yang seperti saat pertama jadi dia lebih berusaha untuk membaca polanya dan beberapa kali serangannya juga cukup baik. Saya rasa itu tadi yang mengubah jalannya permainan," bebernya.
"Di gim ketiga sudah tertinggal tapi tadi sudah berusaha untuk coba mengejar. Tapi beberapa kali juga tadi sedikit kembali kurang sabar ketika poinnya sudah mepet. Jadi 1-2 poin itu cukup penting ketika hilang lagi. Membalikkan situasinya tidak mudah," paparnya. Lebih Matang Untuk menghadapi turnamen selanjutnya, Jojo bertekad mematangkan pola dan menjaga mentalnya agar tidak terpancing permainan cepat lawan. Ia ingin bermain dengan temponya sendiri dan lebih cepat beradaptasi.
"Ke depan persiapan ke Singapura dan Indonesia harus dimatangkan lagi. Setiap hari pasti akan berjalan berbeda. Di sini, di Singapura dan di Indonesia beda-beda kondisi lapangan dan shuttlecock-nya jadi harus cepat penyesuaiannya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





