APKI/ IDHA Kutuk Keras Militer Israel yang Sempat Culik Sukarelawan Kemanusiaan

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Aliansi Pembangunan dan Kemanusiaan Indonesia/Indonesia Development Humanitarian Alliance (APKI/IDHA) mengutuk keras tindakan militer Israel yang sempat melakukan pencegatan, penahanan, serta penculikan terhadap para sukarelawan kemanusiaan internasional.

Para sukarelawan diketahui sedang menjalankan misi membawa bantuan kemanusiaan menuju Gaza, Palestina.

BACA JUGA: Menlu Sebut 9 WNI Telah Dibebaskan Israel, Segera Kembali ke Tanah Air

Perwakilan APKI. M Yusuf Ali menyebutkan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip-prinsip kemanusiaan universal, hukum humaniter internasional, dan hak masyarakat sipil untuk memperoleh bantuan kemanusiaan.

Terlebih, di tengah situasi perang dan blokade yang telah berlangsung berkepanjangan di Gaza, Palestina.

BACA JUGA: Pernyataan Sugiono soal Pemulangan 9 WNI yang Diculik Israel

"Penahanan terhadap para sukarelawan kemanusiaan sipil tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apapun, Aktivis kemanusiaan bukan ancaman keamanan," ujar Yusuf, pada Jumat (23/5).

Menurut dia, para sukarelawan hadir untuk menyelamatkan kehidupan manusia yang selama berbulan-bulan hidup di bawah serangan, kelaparan, kehancuran fasilitas sipil, dan pembatasan akses bantuan.

Di antara 9 warga negara Indonesia yang ditahan, terdapat aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI), Forum Zakat (FOZ), Women Local Humanitarian Leadership (WLHL), Lokanusa, Perhimpunan Filanthroppi Indonesia (PFI) sebagai bagian dari sembilan jaringan-antar jaringan Aliansi Pembangunan dan Kemanusiaan Indonesia (APKI).

Indonesia sebagai salah satu negara yang mempelopori "Deklarasi Global tentang Perlindungan Personel Kemanusiaan", menegaskan komitmennya untuk melindungi aktivis kemanusiaan dan memastikan akses bantuan yang aman dan tanpa hambatan.

Yusuf menuturkan AP-KI/IDHA juga menaruh perhatian serius terhadap berbagai laporan mengenai perlakuan tidak manusiawi, intimidasi, kekerasan, hingga dugaan pelecehan terhadap sukarelawan kemanusiaan yang ditahan setelah intersepsi dilakukan.

Tindakan tersebut menunjukkan semakin menyempitnya ruang kemanusiaan global dan mengancam keselamatan pekerja kemanusiaan di wilayah konflik.

"APKI/IDHA memandang bahwa pembungkaman terhadap misi bantuan kemanusiaan merupakan bentuk kekerasan terhadap nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri,” kata dia.

“Ketika bantuan diblokade dan relawan ditangkap, maka masyarakat sipil terutama perempuan, anak-anak, lansia, dan kelompok rentan dipaksa menghadapi penderitaan tanpa perlindungan," lanjutnya.

AP-KI/IDHA menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan adalah hak dasar masyarakat sipil yang terdampak konflik bersenjata dan tidak boleh dijadikan alat tekanan politik maupun militer.

Pekerja kemanusiaan, sukarelawan sipil, tenaga kesehatan, jurnalis, dan pembela hak asasi manusia harus mendapatkan perlindungan penuh sesuai hukum humaniter internasional.

“Pemblokiran bantuan kemanusiaan terhadap warga sipil Gaza, Palestina merupakan tindakan yang memperburuk krisis kemanusiaan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan universal,” tuturnya.

Intimidasi, penahanan sewenang-wenang, maupun kekerasan terhadap aktivis kemanusiaan sipil juga adalah tindakan yang tidak dapat diterima dan harus dihentikan segera. (mcr4/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Elvi Robiatul
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Beri Respons Soal Warga yang Tak Terima Lapak PKL di Cicadas Digusur, sang Gubernur Singgung Kompensasi
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Walubi Gelar Pengobatan Gratis di Candi Borobudur, Cek Syarat dan Cara Masuknya
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Rencana MRO Hercules di Kertajati, Kemenhub Buka Suara
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Berawal Temuan BPK, Kini Kejari Karawang Usut Kredit KPR 'Fiktif'!BTN Klaim Proaktif Dukung Penegakan Hukum
• 44 menit lalurealita.co
Berhasil disimpan.