Tuban (beritajatim.com) – Jelang Hari Raya Idul Adha, penjualan kambing di Kabupaten Tuban tidak mengalami kenaikan harga. Meski mendekati hari H, penjual kambing di Jalan Letda Sucipto Tuban kebanjiran orderan.
Salah satunya penjual kambing, Marhaban (50), asal Tuban ini mengaku telah mendapat pesanan sebanyak 80 ekor kambing jelang Hari Raya Idul Adha. Sementara jumlah ini terus bertambah sampai H-1 hari raya. “Yang sudah inden segitu, tapi ini nambah terus. Tahun lalu 200 ekor,” ujar Marhaban, Jumat (22/05/2026).
Meski permintaan banyak, ia tidak menaikkan harga jual sebab telah memiliki pelanggan tetap dari tahun ke tahun. Selain itu, ia juga dikenal dari berbagai daerah. Sehingga, kalau dinaikkan harganya, pelanggan akan kabur.
“Saya enggak pernah naikkan harga. Nanti pelanggan bilang tahun kemarin saya beli segini kok sekarang naik, itu saya enggak mau,” jelas Marhaban.
Adapun kambing yang dijual berkisar dari Rp2 juta hingga Rp5 juta. Namun, pembeli juga bisa menyesuaikan budget yang diminta. Ada juga kambing kecil seharga Rp800 ribu. “Kalau buat pengin sate-sate aja, Rp800 ribu ada. Pokoknya tergantung budget-nya berapa, semua ada di sini,” imbuhnya.
Diketahui, kambing-kambing yang dijual oleh Marhaban merupakan hasil ternak di desa yang ia jual di pinggir jalan kota yang strategis. Sehingga, harapannya saat ada yang lewat di jalan tersebut bisa berhenti, melihat, dan membeli.
“Memang kan pas ini di pinggir jalan, banyak orang yang lewat-lewat aja terus beli kambing buat kurban,” jelas Marhaban.
Ia juga memastikan kambing yang dijual sehat dan pembeli tidak perlu mengambil secara langsung karena bisa dititipkan terlebih dahulu. Nantinya, saat jelang hari raya bisa diantar sesuai alamat tujuan.
“Kalau di sini kan enak bisa dititipkan dulu, enggak perlu dibawa pulang ke rumah kalau enggak bisa merawatnya. Nanti kalau sudah mendekati hari raya mau diantar ke masjid mana atau alamatnya mana,” jelas Marhaban.
Tak hanya wilayah Kabupaten Tuban saja, ia juga menerima pesanan dari berbagai wilayah seperti Kabupaten Lamongan dan Jawa Tengah. “Bebas free ongkir, mau dikirim ke mana saja, asalkan tidak hanya beli satu ya. Misalnya ada dari perusahaan mana gitu biasanya borong beli. Ini ada juga habib yang borong beli hampir 30 ekor buat kurban,” bebernya.
Ia berharap tahun ini melebihi target penjualan seperti tahun sebelumnya yang terjual 200 ekor. “Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih,” pungkasnya. [dya/kun]




