Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan status PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan ditetapkan menjadi BUMN pada pekan depan.
"Minggu depan [ditetapkan]," jelas Rosan usai mengikuti rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (22/5).
Rosan menjelaskan, kantor DSI nantinya akan satu gedung dengan kantor BPI Danantara.
"[Kantornya] Di Danantara. Ada sudah disiapkan kantornya di Danantara," ujarnya.
Sebelumnya, Rosan membeberkan alasan penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI).
Menurut Rosan, WN Australia yang lama berkarier di PT Vale Indonesia itu punya sepak terjang bagus untuk memimpin BUMN ekspor yang baru saja dibentuk.
"Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih menjadi track record-nya juga, dan dia kan sangat memahami juga," ujarnya.
Menurut Rosan, selain berpengalaman di perusahaan multinasional, Thomas juga memiliki pasangan warga negara Indonesia.
"Pengalaman sebelumnya baik di perusahaan multinasional di Vale dan dia pun bisa Bahasa Indonesia juga, memang istrinya orang Indonesia," ujarnya.





