CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Bagi Madura United, laga pamungkas pekan ke-34 Super League 2025/26 pada Sabtu (23/5) besok adalah tentang menyambung napas di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun, bagi penyerang asing PSM Makassar, Luka Cumic, pertandingan di Stadion Gelora Bangkalan nanti bukan sekadar laga penutup musim yang hambar.
Ada harga diri, profesionalisme, dan sepotong rindu yang ingin ia tuntaskan untuk para pendukung setia Juku Eja.
Datang ke Pulau Garam, Pasukan Ramang langsung dihadapkan pada atmosfer ketegangan tuan rumah yang tengah berada di ujung tanduk degradasi.
Madura United diwajibkan menang jika ingin bertahan. Di atas kertas, motivasi sang lawan tentu berlipat ganda. Namun, Cumic menegaskan dirinya sama sekali tak gentar dengan determinasi tinggi tuan rumah.
Pemain asal Serbia tersebut mengingatkan bahwa PSM juga datang membawa misi penting.
Mereka ingin pulang dengan kepala tegak, membawa tiga poin sebagai kado perpisahan musim yang manis bagi para suporter yang tak pernah lelah bernyanyi untuk mereka sepanjang musim.
"Saya kira ini tetap menjadi pertandingan yang penting bagi kita, dan kita ingin memenangkan pertandingan ini untuk fans kita juga," tutur Luka Cumic dengan nada optimistis saat bersua media di sesi konferensi pers, Jumat (22/5).
Cumic menyadari, menumbangkan Madura United di kandangnya sendiri saat mereka sedang "terluka" bukanlah perkara mudah.
Laskar Sapeh Kerrab diprediksi akan bermain spartan dan menyerang sejak menit pertama demi mengamankan nasib mereka.
Kendati demikian, alih-alih memilih bermain aman di laga terakhir, Cumic justru menjanjikan sebuah pertunjukan yang penuh energi.
Ia memastikan bahwa tidak akan ada kompromi di lapangan hijau. Setiap jengkal rumput Gelora Bangkalan akan mereka perjuangkan demi mengamankan kemenangan berharga.
"Kita akan memberikan upaya maksimal kita di pertandingan, dan kita ingin mendapatkan tiga poin untuk itu," tegas sang penyerang.
Bagi Cumic dan kolega, menutup musim dengan kemenangan adalah cara terbaik untuk berterima kasih kepada suporter.
Di tengah pesta atau duka tim tuan rumah besok, PSM hanya ingin memastikan satu hal: membawa pulang senyuman untuk masyarakat Makassar.




