10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke Hutan

rctiplus.com
3 jam lalu
Cover Berita
10 Pendulang Emas Tewas Diserang KKB, Aparat Evakuasi Korban dan Kejar Pelaku ke HutanNasional | inews | Jum'at, 22 Mei 2026 - 17:54Dengarkan Berita

PEGUNUNGAN BINTANG, iNews.id - Aparat gabungan mengusut kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Saat ini, prioritas pada evakuasi korban, pencarian warga yang selamat dan pengejaran kelompok pelaku.

Data sementara menyebutkan, 10 orang tewas. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang dilaporkan masih bersembunyi di hutan sekitar lokasi kejadian.

Hasil investigasi awal dan analisis video yang beredar, pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka. 

Kelompok yang dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) ini diperkirakan berjumlah 15 orang dengan senjata api, termasuk senjata jenis AR-15 dan senjata rakitan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda Kabupaten Boven Digoel berkoordinasi untuk mendukung penyelidikan, pengamanan wilayah dan percepatan evakuasi korban. 

Baca Juga:Skor Persis Solo vs Bhayangkara FC 2-1: Laskar Sambernyawa Jauhi Zona Degradasi

Selain itu, aparat juga mendalami jaringan pelaku serta mengumpulkan bukti di lapangan untuk penegakan hukum. Akses menuju lokasi di Kabupaten Pegunungan Bintang dilakukan melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. 

Kondisi medan berupa hutan lebat membuat evakuasi dilakukan dengan membuka jalur menuju titik kejadian. Posko dan titik evakuasi dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan untuk mempercepat pencarian dan evakuasi korban.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol. Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).

Dia menyampaikan, medan berat menjadi tantangan dalam operasi sehingga keselamatan personel tetap diutamakan.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat tidak beraktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah rawan konflik karena berisiko tinggi.

Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

#papua

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
9 WNI Relawan GSF Alami Kekerasan saat Ditahan Israel: Ditendang, Dipukul dan Disetrum
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Sinergi Bea Cukai-BAIS TNI Bongkar Sindikat Jutaan Pita Cukai Ilegal di Semarang dan Jepara
• 11 jam laludisway.id
thumb
Rupiah Ditutup Melemah Sentuh Rp17.700 per Dolar AS
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowonomic di Antara Sosialisme dan Kapitalisme
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Pelarangan Nobar “Pesta Babi” Dinilai Bisa Langgar Kovenan PBB
• 14 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.