Hari Kelima, Kebakaran Gudang Plastik di Jakbar Belum Padam

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran gudang plastik di Gang Semut, Jalan Peternakan Raya, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat masih belum berhasil dipadamkan hingga hari kelima, Jumat (22/5/2026) malam.

Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, proses pemadaman api di sejumlah titik masih terus dilakukan oleh petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat.

Setidaknya empat mobil pemadam kebakaran masih terparkir di area lokasi kebakaran.

Satu mobil diletakkan di sisi Jalan Peternakan Raya, sementara tiga mobil lainnya beroperasi di dalam area pabrik.

Baca juga: Sudah 4 Hari, Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng Jakbar Belum Padam Seluruhnya

Dari luar, terlihat bahwa seluruh struktur bangunan gudang tersebut sudah rata dengan tanah dan tidak lagi terlihat ada tembok yang berdiri.

Sebuah kobaran api pun masih terlihat di area tengah area reruntuhan gudang.

Kobaran api itu muncul setelah reruntuhan di bagian atas disingkirkan oleh kendaraan alat berat ekskavator untuk kemudian disiram oleh damkar.

Sementara itu, asap hitam masih membubung tinggi ke udara, bahkan memenuhi area permukiman warga di sekitar gudang.

Dokumentasi: Sudin Gulkarmat Jakarta Barat Kebakaran gudang plastik si kawasan Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, masih belum berhasil dipadamkan hingga memasuki hari keempat pada Kamis (21/5/2026) siang.

Warga sekitar dan petugas keamanan gudang pun terpaksa harus beraktivitas di sekitar gudang dengan mengenakan masker.

Meskin begitu, aktivitas pekerja di pabrik plastik yang letak bangunannya berada di belakang gudang masih terus berjalan seperti biasa.

Para pekerja tampak masih hilir mudik di dalam pabrik melakukan produksi plastik, meskipun di bangunan gudang masih ada api yang berkobar.

Baca juga: Sudah 4 Hari Terbakar, Apa yang Bikin Api Gudang Plastik di Jakbar Sulit Dipadamkan?

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi membenarkan bahwa pihaknya masih melaksanakan operasi pemadaman hingga hari ini.

"Masih, masih, memang sampai saat ini masih ada api dari dalam (reruntuhan) itu, masih sembunyi api, masih proses diurai," kata Syaiful saat dihubungi Kompas.com melalui telepon, Jumat.

Namun, Syaiful menyebut kondisi api saat ini sudah jauh membaik dibandingkan sebelumnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Mobil yang saat ini disiagakan di lokasi pun hanya tersisa empat mobil dengan total 20 personel, berkurang dari kondisi dua hari lalu yang masih membutuhkan 18 unit dengan 90 personel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi Madura United Vs PSM Makassar: Hidup Mati Laskar Sape Kerrap
• 1 jam lalubola.com
thumb
9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang ke RI
• 31 menit laludetik.com
thumb
Menhub Ungkap Kondisi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek: 5 Masih Dirawat di RS
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Dikejar Deadline, Menteri PU Bongkar Masalah di Proyek Sekolah Rakyat
• 13 jam laluviva.co.id
thumb
Marc Klok Tak Ingin Persib Bandung Imbang Lawan Persijap Jepara di GBLA, Ini Pesan Sang Kapten
• 19 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.