Seorang pria berinisial EB (40 tahun) di Kota Makassar, Sulsel, ditangkap polisi atas dugaan pembunuhan. Ia menghabisi nyawa seorang wanita berinisial MA (40 tahun), yang diduga selingkuhannya.
Kasus ini berawal dari penemuan jenazah MA dalam kamar sebuah hotel di Jalan Pelita, Kota Makassar, pada Rabu (17/5) malam. Jasad wanita asal Kabupaten Kepulauan Selayar ini, ditemukan dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan darah serta sudah berbau busuk.
Jasad korban ditemukan oleh pegawai hotel yang mengecek kamar korban karena sudah habis waktu sewa.
Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Wawan Suryadinata, mengatakan dari adanya penemuan mayat itu, petugas melakukan penyelidikan dan menemukan adanya dugaan tindak pidana.
"Kami curiga kematian korban tidak wajar dan dari hasil penyidikan ini dilakukan penangkapan terhadap EB di rumahnya," kata Wawan kepada wartawan, Jumat (22/5).
Dari hasil penyelidikan, jika korban dan pelaku diduga memiliki hubungan terlarang. Mereka ini masing-masing telah berstatus suami dan istri dengan pasangan masing-masing.
"(Korban dan pelaku) Masing-masing sudah menikah," ucapnya.
Wawan menjelaskan, motif pembunuhan dipicu masalah asmara. Pelaku emosi dan cemburu mengetahui korban menjalin hubungan dengan pria lain.
"Pelaku emosi karena korban juga berhubungan dengan pria lain," katanya.
Air Minum Dicampur Obat Anti NyeriDari hasil penyelidikan awal dan pemeriksaan visum, polisi menemukan adanya dugaan korban meninggal akibat mengkonsumsi obat antinyeri.
"Korban seperti overdosis," ucapnya.
Kepada polisi, pelaku mengaku memasukkan obat asam mefenamat sebanyak empat butir ke minuman korban.
"Obat dihaluskan dimasukkan ke dalam air yang kemudian diberikan korban untuk diminum pada saat terbangun dari tidurnya," bebernya.
Korban tidak menaruh curiga dengan air mineral yang diminum. Sebab, tidak terdapat gejala.
Setelah mencampur minuman korban dengan obat, pelaku meninggalkan korban sendirian di hotel.
"Keesokan harinya, pelaku sempat kembali ke hotel menemui korban dan melihat dari jendela sudah tidak sadarkan diri dan melihat ada lebam di bagian lengan korban," ungkap Wawan.
Melihat korban sudah tak sadarkan diri, pelaku langsung kabur. Dia pun baru mengetahui wanita selingkuhannya itu meninggal setelah ditangkap.
"Pelaku baru mengetahui korban meninggal saat petugas melakukan penangkapan di rumahnya di BTP," tandasnya.





