Unik, Pedagang Hewan Kurban di Bekasi Pakai Blangkon Demi Pikat Pembeli

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kabupaten Bekasi: Pedagang hewan kurban di lapak khusus Majelis Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga (Padasuka) Farm, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengenakan penutup kepala tradisional khas pria Jawa berupa blangkon. Cara ini dilakukan untuk menarik minat calon pembeli.

Lapak penjual hewan kurban di kompleks perumahan Griya Bekasi Permai 2, Desa Cibening, Kecamatan Setu itu menerapkan cara unik ini demi menggaet konsumen di tengah peningkatan aktivitas jual beli hewan kurban yang semakin menggeliat menjelang Iduladha.

"Blangkon sebenarnya juga sudah menjadi ciri khas majelis kami, selain pakaian serba hitam," kata Ketua Majelis Padasuka Setu Bekasi Ustadz Andri, dilansir dari Antara, Jumat, 22 Mei 2026. 
 

Baca Juga :

Jelang Iduladha, Pemkot Depok Perketat Pemeriksaan Hewan Kurban

Pria yang akrab disapa Kanjeng Berebet itu menjelaskan cara unik ini sengaja dilakukan untuk memberikan kesan berbeda. Langkah itu menjadi upaya memperkenalkan identitas majelis kepada masyarakat.

"Ini adalah dagangan kambing dan domba dari Majelis Padasuka Setu yang dipimpin Kyai Syarif Rahmat, ulama yang sering tampil di salah satu stasiun televisi swasta. Kami mencoba cara dagang yang unik dengan mengenakan baju hitam dan blangkon," jelasnya.


Lapak penjual hewan kurban Padasuka Farm Kabupaten Bekasi di kompleks perumahan Griya Bekasi Permai 2, Desa Cibening, Kecamatan Setu. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.


Menurut dia, kehadiran lapak dengan konsep unik ini tidak hanya menarik perhatian calon pembeli. Cara tersebut juga menjadi upaya Majelis Padasuka Setu untuk memperkenalkan dakwah kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, hewan kurban yang dijual di lapak Majelis Padasuka Farm Setu tahun ini terdiri dari 27 ekor kambing dan domba. Tidak ada hewan jenis sapi yang ditawarkan.

Setiap hewan kurban ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau, mulai dari Rp2,9 juta hingga Rp4,3 juta. Harga tersebut disesuaikan dengan ukuran dan berat hewan kurban.

"Pembelinya kebanyakan berasal dari masyarakat di sekitar wilayah kami. Kami yakin semua kambing dan domba ini akan habis terjual sebelum H-2 Lebaran Haji," ungkap dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BRI Super League: Borneo FC Samarinda Masih Punya Peluang Juara, Mariano Peralta akan Terus Berjuang Sampai Akhir!
• 16 jam lalubola.com
thumb
Akademisi UGM: Prodi tak Releven di Perguruan Tinggi Dihapus Bak Keputusan Rabun Jauh
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Seleksi Ketat, Program Antarbudaya Tempa Pelajar Jadi Warga Global
• 18 jam laludisway.id
thumb
Jangan sampai Niat Cari Pahala tapi malah Apes
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Jadi Nomine Pemain Terbaik BRI Super League 2025/2026 Mariano Peralta: Kerja Keras Seluruh Elemen Tim
• 12 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.