Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi melantik Kevin Warsh sebagai Ketua The Federal Reserve pada Jumat (22/5) waktu Washington DC. Ia pun menekankan keinginannya agar Warsh memimpin bank sentral secara independen.
Pernyataan Trump ini adalah upaya untuk meredam kekhawatiran investor yang melihat Trump akan berupaya mengendalikan Warsh dalam pengambilan kebijakan bank sentral.
Warsh menjadi Ketua The Fed ke-17, menggantikan Jerome Powell yang belakangan menyatakan secara terbuka percobaan intervensi Trump terhadap Bank Sentral AS. Ia dipilih dengan suara bulat dalam rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC).
“Saya ingin Kevin benar-benar independen. Saya ingin dia independen dan melakukan pekerjaan yang hebat. Jangan melihat saya, jangan melihat siapa pun, lakukan saja pekerjaan Anda sendiri dan lakukan pekerjaan yang hebat,” kata Trump dalam upacara pelantikan seperti dikutip dari Bloomberg, Sabtu (23/5). .
Warsh mengambil alih jabatan di tengah tekanan perekonomian, serta ketegangan antara pemerintah dan bank sentral. Tekanan harga telah meningkat kembali dalam beberapa bulan terakhir, didorong oleh dampak perang di Timur Tengah terhadap pasokan energi.
Investor kini memperkirakan kenaikan suku bunga akan terjadi pada bulan Desember setelah data terbaru pada hari Jumat menunjukkan ekspektasi konsumen terhadap inflasi jangka panjang melonjak ke level tertinggi dalam tujuh bulan.
The Fed sebelumnya telah dikritik habis-habisan selama setahun terakhir oleh Trump karena tidak cukup cepat menurunkan suku bunga. Selama upacara tersebut, Trump mengkritik The Fed karena terganggu oleh kekhawatiran yang jauh dari misi dan mandat intinya, seperti perubahan iklim dan inisiatif keberagaman. Namun, Trump sepertinya menahan diri untuk tidak berkomentar tentang keputusan suku bunga.
“Kevin akan menjaga integritas The Fed. Mereka akan membuat keputusan sendiri, dan mudah-mudahan membuat keputusan yang baik, tetapi mereka akan mendengarkan Kevin sepenuhnya,” kata Trump.
Latar belakang inflasi yang terus-menerus dan tekanan politik telah memicu kekhawatiran di kalangan investor dan analis bahwa independensi The Fed terancam. Dalam sidang konfirmasi jabatannya, Warsh berulang kali berjanji untuk bertindak secara independen meskipun ia mengkritik bank sentral atas apa yang disebutnya sebagai penyimpangan misi dan tanggapannya terhadap lonjakan inflasi pandemi.




