Buntut Penertiban Pedagang Es di CFD HI yang Dinilai Tak Humanis, Satpol PP Jakarta Akhirnya Minta Maaf

wartaekonomi.co.id
14 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aksi Satpol PP dinilai kurang humanis saat menertibkan pedagang es keliling di Car Free Day (CFD) Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu (24/5/2026) menjadi perbincangan publik setelah videonya viral.

Menanggapi kritik tersebut, Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada masyarakat.

“Kami Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat,” ujar Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Gunawan mengakui bahwa kejadian tersebut telah menimbulkan perhatian publik dan menjadi masukan berharga bagi institusinya.

Ia menegaskan bahwa penertiban pedagang tersebut sudah sesuai dengan ketentuan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), di mana pedagang dilarang berjualan di jalur CFD.

“Ke depan, kami akan lebih menekankan komunikasi yang baik kepada seluruh personel. Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan lebih bijak, profesional, dan mengedepankan empati kepada masyarakat,” tandas Satriadi Gunawan.

Satpol PP DKI Jakarta berjanji akan memperbaiki cara bertugas agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat di kemudian hari.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aviary Park Indonesia, Wisata Alternatif yang Cocok untuk Healing Keluarga
• 49 menit lalukumparan.com
thumb
Buntut Penertiban Pedagang Es di CFD HI yang Dinilai Tak Humanis, Satpol PP Jakarta Akhirnya Minta Maaf
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Libur Iduladha 2026, Antrean Penyeberangan Diprediksi Naik 20%
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Viral Logo Gerindra di Poster BYD Tech-Culture Fest, Ini Duduk Perkaranya
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ruben Onsu Geram Dituding Tak Punya Andil Rumah Sarwendah: Jangan Giring Opini!
• 1 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.