Polisi Serbu Kantor Oposisi Turki, Terjadi Usai Pengadilan Tolak Kepemimpinan Terpilih

kompas.tv
11 jam lalu
Cover Berita
Petugas polisi menyerbu markas besar Partai Rakyat Republik (CHP), partai oposisi utama Turki, untuk mengusir para pendukung yang berkumpul di dalam untuk menghormati pemimpin partai Ozgur Ozel, di Ankara, Minggu (24/5/2026). (Sumber: AP Photo/Ali Unal)

ANKARA, KOMPAS.TV - Polisi menyerbut kantor partai oporisi Turki, Partai Rakyat Republik (CHP), dengan menembakkan gas air mata dan peluru partai ke pendukung dan pejabat partai.

Penyerbuan ini terjadi di kantor partai oposisi, Ankara, Minggu (25/2/2026), sekaligus menjadi akhir penuh kekerasan setelah kepimpinan partai terpilih yang ditolak pengadilan.

Pengadilan Turki malah telah menunjuk kepemimpinan untuk partai tersebut.

Baca Juga: Iran-AS Kian Dekat Capai Kesepakatan Akhiri Perang, Trump Malah Minta Negosiator Tak Buru-Buru

Kejadian ini meningkatkan ketegangan antara oposisi dan pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Dikutip dari Assoicated Press, para pendukung membarikade pintu masuk halaman dengan bus dan gedung dengan perabotan.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata saat menyerbu, sebelum para jurnalis dievakuasi oleh polisi.

Salah satu yang bertahan di dalam gedung adalah Ozgur Ozel, ketua partai terpilih pada November 2023, tetapi diberhentikan oleh putusan pengadilan.

“Kami meninggalkan (gedung) ini sekarang hanya untuk merebutnya kembali sedemikian rupa sehingga tidak ada yang dapat ikut campur lagi,” kara Ozgel saat meninggalkan markas partai diiringi sorak sorai pendukungnya,

“Ketika kami kembali, baik pemerintahan ini maupun para kolaborator pemerintahan tidak akan berani melakukan ini lagi,” tambahnya.

Penulis : Haryo Jati Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • turki
  • oposisi
  • polisi menyerbu
  • kantor partai opoisis
  • chp
  • erdogan
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
24 tewas dalam ledakan yang menargetkan kereta jarak jauh di Pakistan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
AS Dikabarkan Tolak Sejumlah Nota Kesepahaman Damai dengan Iran
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kasus Laka Minibus di Probolinggo, Keluarga Korban Terbantu Pendampingan Jasa Raharja
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Periksa Pejabat Kemenkeu, KPK Dalami PNBP Dermaga di Kasus Eks Bupati Kukar
• 6 jam laludetik.com
thumb
Jadwal UFC Macau Pekan Ini: Ada Duel Song Yadong vs Deiveson Figueiredo di Kelas Bantam
• 14 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.