JAKARTA, DISWAY.ID -- Aksi vandalisme kembali terjadi terhadap 2 KRL Commuter Line Rangkasbitung dilempar batu oleh orang tak dikenal (OTK) pada Minggu malam, 24 Mei 2026.
Insiden tersebut menyebabkan kaca pintu dan jendela kereta pecah hingga memicu kepanikan para penumpang.
KAI Commuter pun mengecam aksi vandalisme yang membahayakan penumpang.
BACA JUGA:DKI Gelontorkan Rp1,76 Triliun untuk KJP Plus dan KJMU 2026, Sasar 723 Ribu Pelajar-Mahasiswa
Dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram @tangsel.kalcer, terlihat kaca pintu KRL pecah, sementara kaca jendela retak akibat dilempar batu.
Sementara bongkahan batu yang dilempar pelaku tergeletak di antara serpihan kaca di lantai KRL.
Hal ini menimbulkan kepanikan penumpang KRL.
"Terjadi dua kali aksi pelemparan pada Commuter Line Rangkasbitung yang menyebabkan kaca pecah pada bagian pintu dan jendela," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangannya pada Senin, 25 Mei 2026.
Karina menuturkan, kejadian pertama menimpa Commuter Line Rangkasbitung nomor 1762 tujuan Stasiun Tigaraksa di lintas Daru-Tigaraksa sekitar pukul 19.20 WIB.
Kejadian ini menyebabkan satu kaca jendela dan satu kaca pintu penumpang retak.
BACA JUGA:Jadwal Layanan SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Buka Hari Ini 25 Mei 2026, Cek Syarat Perpanjang!
Sedangkan kejadian kedua terjadi pada Commuter Line Rangkasbitung nomor 1783 tujuan Stasiun Tanah Abang di lintas Kebayoran-Palmerah sekitar pukul 19.44 WIB.
Dalam insiden tersebut mengakibatkan dua kaca pecah di bagian pintu dan jendela.
Petugas pengamanan Stasiun Tenjo dan Stasiun Kebayoran segera menuju lokasi pelemparan usai menerima laporan tersebut.
"Petugas menyisir area kejadian guna mencari informasi pelaku pelemparan sekaligus mengamankan jalur kereta api (KA)," sambungnya.
- 1
- 2
- »




