Kegiatan berlangsung sejak Februari dan acara puncak diselenggarakan pada 21 Mei 2026 di Vokasi UI. Rangkaian VokHumFest terdiri dari pendampingan 18 UMKM untuk pengembangan program Digital Public Relations, rangkaian workshop dan seminar edukasi pengembangan bisnis berkelanjutan, serta bazar kreatif.
Baca juga: Sektor Ultramikro Dihantam Perlambatan Jadi Tantangan Nyata Ekonomi Akar Rumput 2026
Acara puncak dibuka oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, Wakil Direktur Bidang Pendidikan, Penelitian dan Kemahasiswaan Vokasi UI, Dr. Badrul Munir, S.T., M.Eng.Sc., serta Ketua Prodi Hubungan Masyarakat Vokasi UI, Mareta Maulidiyanti, S.Sos., M.M.
Sebagai bentuk pengabdian masyarakat Program Studi Humas Vokasi UI, VokHumFest 2026 menjadi wujud nyata komitmen UI dalam mendukung perkembangan UMKM di Indonesia, sejalan dengan visi universitas untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Acara puncak menghadirkan talkshow, workshop, dan bazar gratis bagi 18 pelaku UMKM yang telah mendapatkan pendampingan selama empat bulan dari mahasiswa melalui pengembangan promosi bisnis di berbagai kanal media sosial maupun konvensional dengan pendekatan kehumasan digital.
“Pada booth hari ini saya melihat hasil karya mahasiswa untuk membantu promosi UMKM dan saya telah melihat sendiri bagaimana dampak yang dirasakan oleh UMKM yang berkolaborasi dengan adik-adik mahasiswa, revenue-nya naik. Itu suatu hal yang menurut saya sangat luar biasa. Ke depan, Vokasi UI dan Kota Depok harus berkolaborasi untuk menghasilkan program komprehensif untuk mendukung UMKM naik kelas. Harapannya, sinergi Kota Depok dan Vokasi UI terus berkembang sehingga program UMKM Naik Kelas semakin komprehensif,” ujar Chandra Rahmansyah.
Sebagai puncak kegiatan, VokHumFest menggelar talkshow bertajuk “Ignite Insight: From Zero to Market Hero” dengan narasumber Debi Widianti, Marketing Manager Customer Healthcare & Wellness PT Combiphar, dan Eva Margawaty, Founder Bilik Ayu. Keduanya mengupas bagaimana strategi branding dan marketing bisnis dibangun agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar.
Mareta Maulidiyanti, S.Sos., M.M., selaku Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat, menjelaskan seluruh rangkaian kegiatan merupakan hasil integrasi mata kuliah dan pengabdian masyarakat, di mana mahasiswa ditantang melakukan pendampingan promosi dengan pendekatan kehumasan digital.
Program ini menerapkan Service Learning Model, yakni pembelajaran di kelas yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Rangkaian kegiatan dimulai sejak Februari hingga Mei 2026. Mahasiswa memproduksi berbagai materi kehumasan digital seperti konten media sosial, website, video profil, katalog, brosur, hingga artikel berita untuk meningkatkan persepsi positif masyarakat terhadap merek 18 UMKM mitra,” ujar Mareta.
Salah satu pelaku UMKM binaan, Evanti Tungga Dewi, pemilik usaha Es Buah QRing, menyampaikan apresiasi kepada VokHumFest 2026 dan mahasiswa Humas Vokasi UI yang telah membantu pengembangan bisnis UMKM di era digital.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya membantu promosi usaha, tetapi juga memberi ruang bagi UMKM untuk berjualan langsung dan memperkenalkan produk kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, setelah ikut program ini, followers bertambah, engagement naik, algoritma juga meningkat, dan pastinya omzet ikut naik. Semoga program VokHumFest terus ada dan semakin banyak UMKM lokal yang bisa merasakan manfaatnya,” ujar Evanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)





