Nasib tragis menimpa lima orang pendaki yang tersambar petir saat tengah berada di puncak Gunung Monrolo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu, 24 Mei 2025 sore. Kejadian memilukan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.
Dikutip dari Top News Metro TV, kelima pendaki dilaporkan tengah berada di puncak gunung untuk mengabadikan momen ketika cuaca tiba-tiba memburuk menjadi hujan yang disertai kilatan petir. Akibat sambaran petir tersebut, satu korban meninggal di lokasi kejadian, sedangkan empat rekannya berhasil selamat tapi dalam kondisi lemas dan terluka.
Usai menerima laporan darurat pada Minggu malam, Basarnas Makassar bersama Tim SAR gabungan langsung merespons cepat. Mereka melakukan pendakian malam buta demi menjangkau lokasi para korban secepat mungkin.
Baca Juga :
BMKG Peringatkan Hujan Ringan hingga Lebat di Sumut Sepekan ke DepanProses evakuasi yang berlanjut hingga Senin pagi ini tidaklah mudah. Medan Gunung Monrolo yang dikenal terjal dan didominasi bebatuan membuat tim penyelamat harus berjuang ekstra keras. Setelah menempuh perjalanan evakuasi darat selama lebih dari tiga jam, jenazah korban meninggal akhirnya berhasil dibawa turun ke kaki gunung.
Korban kemudian langsung dievakuasi menuju Puskesmas Tompobulu menggunakan ambulans untuk penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut.
Penjelasan Basarnas Makassar
Kepala Kantor (Kakan) SAR Makassar, Muh. Arif Anwar, mengonfirmasi kronologi kejadian yang menimpa rombongan pendaki tersebut. Ia menyebut bahwa kejadian ini dipicu oleh perubahan cuaca yang sangat cepat di area puncak.
"Peristiwa nahas tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 17.20 WITA hari Minggu kemarin. Saat itu para korban tengah melakukan pendakian ketika cuaca tiba-tiba berubah hujan. Saat hendak mengambil dokumentasi di puncak gunung, petir menyambar dan mengenai korban tersebut," jelas Arif Anwar.




