Kebakaran Rumah di Banyu Urip Kidul Molin Surabaya, Nenek dan Cucu Meninggal Dunia

suarasurabaya.net
9 jam lalu
Cover Berita

Rumah di Jalan Banyu Urip Kidul Molin Gang 2B Nomor 50, Sawahan, Kota Surabaya mengalami kebakaran pada Senin (25/5/2026) malam.

Laksita Rini Sevriani Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya kepada Radio Suara Surabaya, Selasa (26/5/2026) menjelaskan, di lokasi kebakaran ada dua bangunan. Pertama, bangunan satu lantai yang digunakan untuk bengkel sepeda listrik dan hunian. Kedua, bangunan dua lantai yang lantai pertamanya digunakan untuk toko sembako dan hunian, kemudian lantai duanya untuk kos-kosan.

Data Call Center DPKP Kota Surabaya mencatat berita kebakaran masuk pada pukul 22.58 WIB. Unit pemadam langsung berangkat dan tiba di lokasi pada pukul 23.04 WIB.

Sebanyak 13 unit mobil pemadam dan 4 unit penyelamat dikerahkan untuk memadamkan api. Jalan ke lokasi kebakaran memang sempit, tapi petugas pemadam, kata Laksita Rini, tidak mengalami kesulitan mendapat air.

“Saat datang di lokasi, api sudah besar sekali. Bangunan yang satu lantai sudah roboh,” kata Laksita Rini.

Dia mengatakan, di bengkel sepeda listrik tersebut ditemukan baterai lithium dan beberapa unit sepeda motor. “Diduga api berasal dari korsleting cas motor listrik. Baterai lithium yang meledak mempercepat api merembet ke objek lainnya. Api juga cepat merembet ke atas karena atapnya triplek,” ujarnya.

Dua orang yang merupakan nenek dan cucu meninggal dunia dalam kejadian ini. Suamah, perempuan usia 72 tahun, yang merupakan ibu pemilik rumah. Korban jiwa lainnya yaitu Muhammad Azzam Rizki Pratama, laki-laki usia 14 tahun, yang merupakan putra pemilik rumah.

“Kedua korban ditemukan di dalam kamar mandi. Satu di kamar mandi lantai satu, satu di kamar mandi lantai dua. Diduga karena menghirup banyak asap,” katanya.

Sementara Dwi Priyo Aprianto, pemilik rumah dan istrinya Meiga Dita Fisilia selamat. Meiga mengalami luka robek di telapak tangan sebelah kanan.

Tiwuk Suryati, perempuan berusia 46 Tahun, yang merupakan penghuni kos, mengalami dislokasi kaki kanan dan kiri karena lompat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri.

Setelah pembasahan, Tim Inavis datang lalu para korban dibawa ke Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya.(iss/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Analisis BMKG soal Gempa M5,2 Guncang Maluku Barat Daya
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Tim Hukum Leonardi Sambangi Solo, Minta Jokowi Jadi Saksi Proyek Satelit Kemhan
• 3 jam laludisway.id
thumb
Terjual 250 Ribu Eksemplar, Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Siap Merambah Pasar Inggris hingga Mesir
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Integrasi Aplikasi BP Jamsostek dan Jasa Raharja Diluncurkan untuk Permudah Layanan Kecelakaan Kerja
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Eks Ombudsman Yeka Hendra Jadi Tersangka, Kejagung Ungkap Bukti Transfer
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.