KOMPAS.TV - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali melancarkan serangkaian serangan udara ke sejumlah kota dan desa di wilayah Nabatieh, Lebanon selatan, Minggu (24/5).
Serangan dilakukan setelah militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga di beberapa wilayah yang disebut menjadi target operasi.
Rekaman video memperlihatkan kepulan asap tebal membumbung ke langit disertai suara ledakan yang mengguncang kawasan tersebut.
Media Lebanon melaporkan sedikitnya tiga orang tewas dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat pemboman itu.
Israel menyebut serangan dilakukan sebagai respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh kelompok Hizbullah.
Sebelumnya, IDF telah memperingatkan warga di sejumlah kota seperti Mashghara, Deir al-Zahrani, al-Sharqiya, hingga Nabatieh al-Tahta untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.
Di tengah operasi militer yang terus berlangsung, Israel juga disebut memperluas kontrol keamanan di Lebanon selatan melalui apa yang disebut “Garis Kuning”, yang membatasi kembalinya warga sipil ke beberapa area dekat perbatasan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa dirinya telah memerintahkan IDF untuk meningkatkan intensitas serangan terhadap Hizbullah meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat masih berlaku.
Penulis : Prayogi-Haro
Sumber : Kompas TV
- ISAREL
- LEBANON
- RUDAL




