JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan Presiden Prabowo Subianto menyerahkan 1.098 ekor sapi kurban yang akan dibagikan di seluruh provinsi, seluruh kabupaten, dan seluruh kota madya pada Idul Adha 2026.
"Jadi ada 552 daerah, yakni 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota akan menerima sebanyak 598 sapi untuk seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota," kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 26 Mei 2026.
BACA JUGA:Bareskrim Ungkap Penyebab Blackout Sumatera: Bukan Sabotase, Gangguan Cuaca Ekstrem dan Kabel Putus
Ia menjelaskan 552 daerah akan menerima 598 sapi dikarenakan ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan.
"Kenapa dari 552 daerah menerima 598 sapi? Jadi sapinya lebih banyak dari jumlah daerah karena ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran standar sapi presiden. Standar dari atau standar bobot sapi presiden adalah 800 kilo sampai 1,3 ton dan setiap daerah akan mendapatkan satu," jelasnya.
Sementara itu, kata dia, ada 46 daerah yang tidak ada sapi dengan bobot sebesar itu.
"Oleh karena itu ada yang mendapatkan dua sapi untuk 46 daerah," imbuhnya.
Selain ke daerah, Prabowo juga menyerahkan sapi kurban ke lembaga-lembaga pendidikan, pondok pesantren, hingga tokoh agama.
BACA JUGA:Kenalan dengan Panjul, Sapi Kurban Prabowo yang Dibeli dari Peternak Asal Ciputat
"Sapi kurban Bapak Presiden juga akan diserahkan atau akan disampaikan kepada lembaga-lembaga pendidikan, ada juga pondok pesantren, kemudian juga kepada tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, sebanyak 500 sapi," imbuhnya.
"Jadi untuk daerah tadi 598, untuk lembaga-lembaga sosial, lembaga keagamaan, pondok pesantren, tokoh-tokoh sebanyak 500 sapi. Jadi semuanya 1.098 ekor sapi," sambungnya.
Ia menyebut sapi-sapi tersebut berjenis Simental, Limosin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, Sapi Bali, FH, Belgian Blue, dan Charolais.
Juri pun memastikan sapi tersebut sudah memiliki surat keterangan sehat dan sesuai dengan syariat islam.
BACA JUGA:Telkom Luncurkan Agentic AI by BigBox, Lompatan Baru AI Otonom untuk Percepat Transformasi Industri Nasional
"Jadi ini sapi-sapi yang bukan saja bobotnya memang berat diatas 800 kilogram, tapi juga sapi yang secara kesehatan sudah memiliki sertifikat atau surat keterangan kesehatan hewan. Jadi sapi-sapi sehat," paparnya.
- 1
- 2
- »





