Jakarta, VIVA – Nama Calvin Dores kembali menjadi sorotan publik setelah pengakuannya mengenai kondisi ekonomi yang tengah ia hadapi viral di media sosial. Putra mendiang musisi legendaris Deddy Dores itu mengaku sempat memiliki niat ekstrem untuk menjual kornea mata demi mendapatkan uang tunai sebesar Rp350 juta.
Pengakuan tersebut memancing perhatian luas sekaligus beragam respons dari banyak orang. Scroll lebih lanjut yuk!
Banyak netizen mempertanyakan alasan Calvin Dores memilih langkah yang dinilai terlalu nekat. Sebagian bahkan menuding dirinya enggan bekerja secara tetap demi memperbaiki kondisi finansialnya. Namun, Calvin Dores membantah anggapan tersebut. Ia menegaskan selama ini tetap berusaha mencari penghasilan dengan berbagai cara meski pekerjaannya tidak memiliki pemasukan tetap setiap bulan.
"Kerjaan gua itu, gua bukan pekerja karyawan ya kan. Gua tuh self-employee gitu lo, gua tuh bekerja di bidang jasa jadi project-nya atau kerjaannya selesai dibayar," kata Calvin Dores, dikutip Selasa 26 Mei 2026.
Calvin Dores menjelaskan bahwa dirinya sudah lama hidup dari pekerjaan berbasis proyek. Pendapatannya sangat bergantung pada ada atau tidaknya pekerjaan yang datang. Saat proyek sedang ramai, ia mengaku bisa memperoleh penghasilan besar. Namun ketika pekerjaan sepi, ia benar-benar tidak mendapatkan pemasukan sama sekali.
"Masalahnya gua kan nggak ada gaji, gaji gua abu-abu. Memang kalau lagi ada, gaji manajer aja kalah sama gua. Kalau lagi ada, kalau lagi nggak ada ya benar-benar nggak ada, gitu," katanya.
Situasi tersebut semakin berat karena dalam tiga bulan terakhir Calvin Dores mengaku nyaris tidak memperoleh penghasilan. Kondisi itu membuat tekanan ekonomi yang ia rasakan semakin besar. Demi bertahan hidup, Calvin Dores bahkan mengaku pernah menjalani berbagai pekerjaan serabutan, mulai dari menjadi calo motor hingga joki game online.
Meski tengah berada dalam kondisi sulit, Calvin Dores ternyata masih menyimpan mimpi besar untuk masa depannya. Di tengah keterbatasan yang ada, ia berharap suatu saat mampu membangun usaha sendiri yang dapat membuka peluang kerja bagi banyak orang, khususnya teman-teman di sekitarnya.





