jpnn.com, JAKARTA - PT Kideco Jaya Agung (Kideco), anak perusahaan PT Indika Energy Tbk, sukses meraih dua penghargaan pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026 yang digelar oleh Hukumonline di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Kideco mendapatkan penghargaan atas kepatuhan perusahaan terhadap hukum.
BACA JUGA: PT Kideco Kembali Raih Penghargaan pada Acara IRCA 2025
Tercatat lebih dari 130 perusahaan dari 23 sektor industri mengikuti ajang ini.
Kideco berhasil membawa pulang penghargaan Sapphire pada klasifikasi Prosper B untuk kelas Mineral and Coal sebagai Best Enterprise in Regulatory Compliance, dan The Most Inspiring Leader in Regulatory Compliance untuk Arif Kayanto selaku Direktur Legal and Corporate Affairs Kideco.
BACA JUGA: Kideco Berkomitmen untuk Menyempurnakan Kualitas Laporan Berkelanjutan
Wakil Direktur Legal and Corporate Affairs Kideco Wicaksono W. Santoso menyampaikan apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi perusahaan, untuk terus menjaga standar tata kelola tertinggi.
“Penghargaan ini merupakan kehormatan besar bagi Kideco, bukan hanya tentang kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga mencerminkan komitmen Kideco untuk menjalankan usaha dengan integritas, tanggung jawab, dan standar tata kelola yang tinggi,” ujar Wicaksono W. Santoso.
BACA JUGA: Dirut PT Kideco: Perusahaan Tambang Harus Memperkuat Kebijakan Inklusif dan Kesetaraan Gender
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Hukumonline, Arkka Dhiratara Dunia mengatakan saat ini berada dalam fase ketidakpastian tinggi.
Ketegangan geopolitik, fragmentasi rantai pasok, perlambatan ekonomi global, tekanan harga komoditas, hingga percepatan transformasi digital dan kecerdasan buatan, memaksa pelaku bisnis untuk terus beradaptasi.
Arkka Dhiratara mengatakan dunia usaha juga menghadapi meningkatnya tuntutan terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG), transparansi, tata kelola perusahaan, perlindungan data, keberlanjutan rantai pasok, hingga standar kepatuhan lintas yurisdiksi yang makin ketat.
Oleh karena itu, Arkka Dhiratara menganggap fungsi legal dan compliance kini tidak lagi berada di belakang layar, melainkan telah bertransformasi menjadi strategic enabler bagi bisnis.
Perannya kini lebih dari sekedar memastikan kepatuhan terhadap kebijakan yang ada, tapi membantu perusahaan bergerak lebih cepat.
"Lebih adaptif, dan lebih percaya diri dalam pengambilan keputusan di tengah perubahan,” ujarnya.(fri/jpnn)
Redaktur & Reporter : Friederich Batari




