HARIAN FAJAR – Manajemen Persija Jakarta tidak memperpanjang kontrak dengan pelatih Mauricio Souza dan seluruh stafnya. Pengumuman resmi dilakukan pada Selasa (26/5/2026). Disebutkan bahwa target yang disepakati tidak tercapai. Kini manajemen klub siap mencari pelatih baru untuk mengarungi musim 2026/2027.
Di bawah arahan Mauricio Souza, Persija mencatatkan pencapaian terbaik dalam satu dekade terakhir sejak Liga Indonesia menggunakan format satu wilayah. Tim berjuluk Macan Kemayoran berhasil mengumpulkan 71 poin dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Mauricio juga berhasil membangun identitas permainan yang kuat dengan gaya agresif dan dominasi dalam pertandingan.
Namun demikian, meskipun prestasi tersebut mengesankan, target yang telah ditetapkan di awal kontrak tidak terpenuhi, sehingga klub memilih untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil tersebut.
Selain Mauricio Souza, Persija juga mengakhiri kerja sama dengan asisten pelatih Italo Bartole Resende, pelatih fisik Vitor Branco da Cruz, pelatih kiper Gerson Rodrigues Rios, analis Caio Araujo, dan interpreter Claudio Luzardi. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa keputusan ini diambil secara bersama-sama demi kepentingan klub ke depan.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan. Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” tulis akun IG @Persija.
Lebih lanjut, Persija menyampaikan bahwa manajemen telah mulai menjalin komunikasi dengan beberapa kandidat pelatih baru. “Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027.”
Persija juga menyampaikan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, serta persahabatan yang telah terjalin selama kebersamaan dengan Mauricio dan timnya. Klub berharap langkah mereka di tempat baru dipenuhi dengan kesuksesan dan kebahagiaan. (*)





