Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan hewan kurban berupa 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, usai melaksanakan salat Idul Adha di halaman Kompleks Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/5/2026). Ia menyebut jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini Pemprov DKI Jakarta menyalurkan 210 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Rano.
Rano dijadwalkan langsung turun meninjau sejumlah titik penyerahan hewan kurban.
“Yang pertama adalah di Jalan Ibrahim, Gang Langgar, Tamansari, Jakarta Barat. Kurban diserahkan kepada warga korban kebakaran yang terjadi pada September 2025,” kata Rano.
Selanjutnya, Rano akan menyerahkan sapi kurban di Jalan Hidup Baru III, Gang Haji Jeni, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Terkait pengelolaan limbah penyembelihan dan imbauan pengurangan kantong plastik, Rano menyebut masyarakat pada dasarnya sudah memahami tata cara penyembelihan secara tradisional, termasuk penanganan limbahnya.
“Kalau dilihat, biasanya akan dibuat lubang untuk pemotongan hewan, lalu darahnya ditampung. Saat proses pemisahan antara daging dan kotoran, limbah juga ditanam. Itu sudah menjadi kebiasaan tradisional, jadi tidak perlu diajarkan lagi,” ujar Rano.
Meski demikian, ia mengakui tidak semua titik penyembelihan dapat terpantau mengingat jumlah hewan kurban di Jakarta tahun ini mencapai puluhan ribu ekor.
“Tapi mungkin satu-dua kejadian akan terjadi. Kita juga tidak bisa memantau semuanya karena tahun ini, berdasarkan data saat kami ke Darmajaya kemarin, jumlah total hewan kurban di Jakarta hampir 68.000 ekor. Jadi, teman-teman bisa bayangkan,” kata Rano.





