JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan berlubang kembali menjadi ancaman serius bagi pengendara di wilayah Jakarta dan sekitarnya sepanjang awal 2026.
Dalam lima bulan pertama tahun ini, rentetan kecelakaan akibat kerusakan jalan terus terjadi, menelan korban jiwa hingga luka-luka.
Baca juga: Marak Kecelakaan di Condet Akibat Jalan Berlubang, Warga: Tunggu Viral, Baru Ditambel
Data Polda Metro Jaya mencatat, hanya dalam periode 1 Januari hingga 28 Januari 2026, terjadi 27 kecelakaan lalu lintas yang dipicu kondisi jalan berlubang.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, dari puluhan kecelakaan itu, satu orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 20 lainnya luka ringan.
Baca juga: Masih Banyak Jalan Berlubang Saat Arus Mudik, Pemerintah Dinilai Lalai
“Sepanjang periode 1 Januari hingga 28 Januari 2026, tercatat 27 kejadian kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kondisi jalan berlubang,” ujar Ojo, Kamis (29/1/2026).
Angka tersebut menjadi gambaran bahwa jalan rusak masih menjadi persoalan serius di kawasan perkotaan.
Kecelakaan tidak hanya terjadi di jalan lingkungan, tetapi juga di ruas protokol hingga area proyek infrastruktur besar.
Hindari Jalan Berlubang, Pengendara Tertabrak TrukKecelakaan fatal terjadi di Jalan RE Martadinata, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (27/1/2026).
Seorang pengendara motor berinisial SA (38) meninggal dunia setelah tertabrak dump truk saat mencoba menghindari jalan berlubang.
Kasat Lantas Polres Metro Bekasi, Kompol Sugihartono, menjelaskan bahwa korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-4973-FBY dari arah timur menuju barat di lajur kanan.
Di saat bersamaan, dump truk Toyota Dyna bernomor polisi B-9413-JZ yang dikemudikan IM melaju dari arah belakang.
“Setibanya di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor mengurangi kecepatan karena menghindari lubang di lajur kanan. Namun dari belakang, kendaraan dump truk menabrak bagian belakang sepeda motor tersebut,” kata Sugihartono saat dikonfirmasi, Selasa.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Pelajar Tewas Saat Berangkat SekolahInsiden lain terjadi di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, Senin (9/2/2026).
Aldi Surya Putra (16), pelajar SMKN 34 Senen, ditemukan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal saat dalam perjalanan menuju sekolah.
Warga sekitar bernama Ardi mengatakan lokasi tersebut sudah lama dikenal rawan kecelakaan.
“Sudah sering sih kecelakaan, mungkin karena tembelan jalan berlubang ini ya, jadi rawan. Iya korban masih sekolah pakai seragam,” kata Ardi.
AKBP Ojo Ruslani menjelaskan, korban diduga kehilangan kendali setelah melintasi lubang di jalan.
“Korban mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal diduga karena terkena lubang dan berkendara tidak menggunakan helm,” ujar Ojo.
Korban mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.





