Pemerintahan Presiden AS Donald Trump terus mendorong peningkatan transparansi terkait penemuan “Fenomena Udara Tak Dikenal” (UAP). Tepat ketika Pentagon pada Jumat lalu (22 Mei) merilis gelombang kedua dokumen rahasia UFO yang telah dideklasifikasi, seorang pakar mengungkapkan lebih lanjut bahwa pemerintah AS sebenarnya telah menemukan empat jenis sisa jasad makhluk luar angkasa yang berbeda.
EtIndonesia. Pada Kamis lalu (21 Mei), peneliti yang didanai Central Intelligence Agency (CIA) sekaligus mantan penasihat proyek Advanced Aerospace Weapon System Applications Program (AAWSAP), Hal Puthoff, hadir dalam diskusi UFO di podcast The Diary of a CEO milik Steven Bartlett dan membagikan pernyataan mengejutkan tersebut.
Puthoff yang kini berusia 89 tahun adalah seorang fisikawan lulusan Stanford University. Dalam podcast itu, ia mengatakan bahwa Amerika Serikat telah menemukan setidaknya empat jenis spesies alien berbeda dari UFO yang jatuh.
“Dengan tingkat teknologi mereka, jika mereka tidak ingin terlihat, maka kita tidak akan bisa melihat mereka,” kata Puthoff.
“Jadi saya kira ada bukti bahwa karena suatu alasan mereka memang ingin terlihat. Orang-orang yang ikut dalam operasi penemuan itu mengatakan setidaknya ada empat jenis.”
Pernyataan Puthoff sejalan dengan kesaksian mantan pejabat intelijen Angkatan Udara AS, David Grusch. Pada tahun 2023, Grusch pernah bersaksi di Kongres bahwa Amerika Serikat memiliki “biologis non-manusia” yang ditemukan dari puluhan pesawat luar angkasa yang jatuh.
Empat Jenis AlienMenurut laporan New York Post, meskipun Puthoff tidak menjelaskan detail jenis alien tersebut dalam podcast, mantan rekannya di AAWSAP, Eric Davis, sebelumnya pernah mengklasifikasikan empat jenis alien itu dalam konferensi UAP Disclosure Fund tahun 2025, yaitu:
- The Greys (Alien Abu-Abu)
- Nordics (Alien Nordik)
- Insectoids (Alien Serangga)
- Reptilians (Alien Reptil)
Saat konferensi itu berlangsung, anggota DPR AS Nancy Mace, Anna Paulina Luna, dan Eric Burlison turut hadir.
Davis dan para pakar UFO lainnya menyebut bahwa semua jenis alien tersebut memiliki tubuh mirip manusia, dengan dua tangan dan dua kaki:
- Nordics: Bertubuh mirip manusia dengan tinggi sekitar 6 kaki dan berpenampilan seperti orang Eropa Utara.
- Reptilians: Memiliki sisik, ekor panjang, anggota tubuh menyerupai manusia, dan dapat berjalan tegak.
- The Greys: Bertubuh kecil, tidak berambut, bermata besar, seperti yang digambarkan dalam film Close Encounters of the Third Kind.
- Insectoids: Juga disebut “mantids”, yakni alien yang penampilannya menyerupai belalang sembah.
Namun demikian, tuduhan-tuduhan ini sejauh ini masih terutama berdasarkan kesaksian para saksi dan belum memiliki bukti fisik yang dapat dipublikasikan secara terbuka.
Sutradara film dokumenter The Age of Disclosure, Dan Farah, yang juga hadir di podcast tersebut, mengatakan banyak orang yang sebenarnya bisa bersaksi masih menolak tampil ke publik karena khawatir terhadap keselamatan mereka.
Dalam acara Jesse Watters Primetime di Fox News, Farah mengatakan: “Beberapa orang yang saya wawancarai dalam film ini—termasuk pejabat intelijen senior—telah secara terbuka mengatakan bahwa selama bertahun-tahun terjadi puluhan insiden jatuhnya pesawat yang berasal dari non-manusia.”
“Beberapa bagian dalam pemerintahan kami telah menemukan pesawat-pesawat jatuh tersebut, memperoleh teknologi yang bukan berasal dari manusia, dan dalam beberapa kasus juga menemukan jasad non-manusia di dalamnya,” ujar Farah.
Menanggapi rumor-rumor mengejutkan ini, penulis buku Catastrophic Disclosure, Kent Heckenlively, mengatakan kepada Fox News:
“Menurut para peneliti UFO yang pernah berbicara dengan saya, keempat jenis itu memiliki banyak variasi. Saya juga pernah mendengar tentang UFO atau alien tipe amfibi. Jadi ya, memang ada orang yang mengklaim bahwa banyak spesies berbeda sedang mengunjungi kita.”
Judul asli: Mantan Ahli CIA: UFO Jatuh, AS Menguasai 4 Jenis Jenazah Alien
Diadaptasi dari Epoch Times edisi bahasa Inggris





