Budapest (ANTARA) - Hongaria sedang bersiap menghadapi operasi keamanan publik dan transportasi kota dalam sejarah mereka, yang terjadi menjelang final Liga Champion UEFA antara Arsenal dan juara bertahan Paris Saint-Germain di Budapest.
Hampir 4.000 petugas polisi akan dikerahkan di seluruh Budapest, ibu kota Hongaria, sementara sekitar 800 pergerakan penerbangan, kedatangan sekitar 100.000 suporter, perluasan layanan transportasi umum, dan peningkatan langkah-langkah pengendalian lalu lintas diperkirakan terjadi saat kota itu bersiap menghadapi apa yang disebut pihak berwenang sebagai "acara berisiko tinggi".
Berbicara dalam konferensi pers bersama pada Selasa (26/5), Wakil Kepala Kepolisian Nasional Hongaria Zoltan Janos Kuczik mengatakan suporter PSG dan Arsenal masing-masing telah membeli lebih dari 17.000 tiket untuk laga final. Polisi memperkirakan puluhan ribu suporter lainnya akan tetap pergi ke Budapest meski tanpa tiket.
Persiapan keamanan telah dimulai lebih dari setahun yang lalu, kata Kuczik. Kepolisian Hongaria telah bekerja sama erat dengan pihak berwenang di London dan Paris, sementara para petugas juga melakukan perjalanan ke Munich tahun lalu dan sebelumnya pada musim ini untuk mengamati operasi pengamanan di laga-laga Liga Champions.
"Ini akan menjadi pengerahan polisi terbesar dalam satu hari sepanjang sejarah Hongaria," kata Kuczik.
Direktur urusan internasional dan organisasi Federasi Sepak Bola Hongaria Vilmos Szabo mengatakan bahwa selain acara resmi Champions Festival dan zona suporter di dekat Heroes' Square, zona suporter terpisah juga telah disediakan bagi masing-masing klub guna mengurangi risiko keamanan.
Wakil CEO bidang komunikasi korporat dan hubungan pemerintah di Bandara Budapest Katalin Valentinyi mengatakan bandara memperkirakan sekitar 2.000 pergerakan penerbangan dan sekitar 250.000 penumpang akan tercatat antara Jumat (29/5) hingga Minggu (31/5), atau melonjak sekitar dua kali lipat dari volume lalu lintas normal.
Final Liga Champions antara Arsenal melawan PSG akan dimulai pada Sabtu pukul 18.00 CEST, atau 23.00 WIB, di Puskas Arena.
Hampir 4.000 petugas polisi akan dikerahkan di seluruh Budapest, ibu kota Hongaria, sementara sekitar 800 pergerakan penerbangan, kedatangan sekitar 100.000 suporter, perluasan layanan transportasi umum, dan peningkatan langkah-langkah pengendalian lalu lintas diperkirakan terjadi saat kota itu bersiap menghadapi apa yang disebut pihak berwenang sebagai "acara berisiko tinggi".
Berbicara dalam konferensi pers bersama pada Selasa (26/5), Wakil Kepala Kepolisian Nasional Hongaria Zoltan Janos Kuczik mengatakan suporter PSG dan Arsenal masing-masing telah membeli lebih dari 17.000 tiket untuk laga final. Polisi memperkirakan puluhan ribu suporter lainnya akan tetap pergi ke Budapest meski tanpa tiket.
Persiapan keamanan telah dimulai lebih dari setahun yang lalu, kata Kuczik. Kepolisian Hongaria telah bekerja sama erat dengan pihak berwenang di London dan Paris, sementara para petugas juga melakukan perjalanan ke Munich tahun lalu dan sebelumnya pada musim ini untuk mengamati operasi pengamanan di laga-laga Liga Champions.
"Ini akan menjadi pengerahan polisi terbesar dalam satu hari sepanjang sejarah Hongaria," kata Kuczik.
Direktur urusan internasional dan organisasi Federasi Sepak Bola Hongaria Vilmos Szabo mengatakan bahwa selain acara resmi Champions Festival dan zona suporter di dekat Heroes' Square, zona suporter terpisah juga telah disediakan bagi masing-masing klub guna mengurangi risiko keamanan.
Wakil CEO bidang komunikasi korporat dan hubungan pemerintah di Bandara Budapest Katalin Valentinyi mengatakan bandara memperkirakan sekitar 2.000 pergerakan penerbangan dan sekitar 250.000 penumpang akan tercatat antara Jumat (29/5) hingga Minggu (31/5), atau melonjak sekitar dua kali lipat dari volume lalu lintas normal.
Final Liga Champions antara Arsenal melawan PSG akan dimulai pada Sabtu pukul 18.00 CEST, atau 23.00 WIB, di Puskas Arena.





