Timwas Haji DPR Tegaskan Makanan Jemaah Tak Boleh Diganti dengan Pop Mie

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI Marwan Dasopang menyoroti soal tidak pastinya jadwal distribusi makanan jemaah haji saat menuju Arafah.

Dia mengatakan makanan jemaah haji yang akan berangkat ke Arafah tidak kunjung datang ketika dirinya menyambangi Sektor 6 Tower 1, 2, dan 3 di Makkah, Arab Saudi.

Baca Juga :
Melempar Jumrah dalam Ibadah Haji, Ini Hikmah dan Sunnah yang Dianjurkan
Jemaah Haji Indonesia Dilarang Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00, Alasannya Cuaca Terik dan Padat

“Ketua Kloter harus memikirkan, kalau kita bersikeras menunggu hak kita tapi tidak datang, nanti jemaah kelaparan,” kata Marwan dalam keterangannya, Kamis, 28 Mei 2026.

“Kalau kita berkenan mengeluarkan uang masing-masing untuk beli makan, mungkin itu caranya satu-satunya,” ungkapnya.

Marwan mengungkapkan dalam temuannya saat itu, terdapat makanan Ready To Eat (RTE) atau pressmeal yang diganti menjadi pop mie atau mie instan.

“Kemarin sudah kita sampaikan, penggantinya itu tidak boleh hanya mi instan atau pop mie. Dari dulu sudah kita larang karena berisiko membuat jemaah sakit perut menuju Arafah,” kata Marwan.

Menurutnya, perubahan makanan tersebut tidak layak untuk kesehatan jemaah. Dia mengatakan mie instan tidak boleh dijadikan sebagai makanan utama, kecuali untuk dijadikan makanan sampingan.

Marwan lantas meminta petugas haji untuk memastikan jadwal distribusi makanan utama harus tepat waktu, sehingga tidak ada lagi jemaah yang memakan mie instan.

“Kalau ada katakan ada, kalau tidak katakan tidak. Kami ingin kepastian. Kalau tidak ada, biar kami cari,” kata Marwan.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Baca Juga :
Tampung 300 Ribu Jemaah Haji per Jam, Jamarat Jadi 'Mesin' Pengatur Massa Terbesar di Dunia
Pantau Haji 2026 di Mekkah, Sarmuji: Petugas Haji Lebih Disiplin
Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Al-Hudhaifi Ditunjuk Jadi Khatib Khutbah Arafah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur Sulsel Fasilitasi Aspirasi Peserta Seleksi Paskibraka, Jembatani ke Panitia Pusat
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Ekspor Satu Pintu dan Taruhan Besar Tata Kelola Perdagangan Indonesia
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Buron Kasus Sabu 11 Kg Ditangkap, Mengaku Bekerja untuk Napi di Rutan Dumai
• 10 jam lalukompas.com
thumb
SPMB Jatim 2026: Pengambilan PIN Dibuka Mulai Hari Ini
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rupiah Bukan Satu-satunya Mata Uang yang Terguncang akibat Perang AS-Iran
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.