JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Perhubungan RI, Ignasius Jonan, turut melayat ke rumah duka Maria Bernadeth Latifah Oetama untuk menyampaikan belasungkawa, pada Kamis (28/5/2026) sore.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, Jonan datang pada pukul 15.43 WIB dengan kemeja putih dipadukan celana hitam. Dia langsung menghampiri jenazah Latifah yang disemayamkan di dalam peti dalam rumah.
Setelah memanjatkan doa, Jonan kemudian bergabung dengan Kepala Badan Komunikasi Istana Kepresidenan, Muhammad Qodari, yang telah lebih dulu duduk bersama keluarga Latifah di sebuah meja bundar.
Baca juga: Kata Kompolnas Soal Anggota Brimob di Bali Jual Mobil Curian Rp 102 Juta Dihukum 1 Tahun Penjara
Dalam perbincangan tersebut, anak-anak Latifah mengenang sosok ibunya. Jonan mengaku kagum karena Latifah dapat menjalani hidup hingga usia lebih dari 90 tahun, yang menurutnya mencerminkan kesehatan dan kebahagiaan semasa hidupnya.
“Ini saya pikir luar biasa ya, usianya di atas 90, dan juga mudah-mudahan anak-anaknya yang ditinggalkan, Pak Liliek dan saudara-saudaranya, itu juga dapat tabahlah. Karena memang kalau sudah 90 lebih, ya kita doakan yang terbaik,” tutur Jonan ditemui di rumah duka, Kamis.
Saat duduk bersama Qodari, Jonan turut mendengar cerita anak-anak Latifah. Dia mengaku tak mengenal Latifah secara personal, tetapi cukup familiar dengan suaminya, Jakob Oeatama, dan anaknya Liliek Oetama.
“Saya tidak terlalu mengenal dekat dengan almarhumah. Dengan Pak Yakob sih kenal, dengan almarhum juga, Pak Liliek ya, saudara-saudaranya juga,” ujar dia.
Sebelumnya, Jonan juga telah mengirimkan papan bunga berwarna hitam dan kuning ke rumah duka.
“Turut berduka cita atas meninggalnya Ibu Maria Bernadeth Latifah Oetama, ibunda dari Bapak Lilik Oetama. Ignasius Jonan, Menteri Kabinet Kerja 2014-2016,” demikian tulisan di papan bunga itu.
Baca juga: Batal Diberangkatkan, Calon Jemaah Umrah Sudah Setor Rp 260 Juta ke Hanania Travel
Selain Jonan, beberapa pejabat negara turut menyampaikan rasa dukacitanya lewat karangan dan papan bunga.
Di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasraruddin Umar, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hatarto, Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria juga Angga Raka Prabowo, dan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.
Selain itu, terdapat papan bunga dari Kepala BRIN RI Arief Satria, Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, dan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan lain-lain.
Rencananya, Maria akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/5/2026).
Sebelumnya, keluarga besar Kompas Gramedia menyampaikan duka cita atas wafatnya Maria Bernadeth Latifah Oetama.
"Segenap keluarga besar Kompas Gramedia berdukacita atas berpulangnya Ibu Maria Bernadeth Latifah Oetama, Istri dari Alm. Bapak Jakob Oetama, Perintis Kompas Gramedia," tulis akun Instagram @kompasgramedia, Selasa (26/5/2026).
Baca juga: Cerita Kehangatan Keluarga di Rumah Duka Maria Bernadeth Latifah Oetama
Kompas Gramedia juga menyampaikan bahwa kepergian Maria Bernadeth Latifah Oetama meninggalkan keteladanan dan kasih bagi keluarga besar Kompas Gramedia.
Kompas Gramedia turut mendoakan agar Maria memperoleh damai abadi serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




