66 Ribu Penyandang Disabilitas di Jember Tempati Lima Desil Terbawah

beritajatim.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jember (beritajatim.com) – Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menempatkan 66 ribu penyandang disabilitas di Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada lima desil terbawah, yakni Desil 1, Desil 2, Desil 3, Desil 4, dan Desil 5.

Desil 1 termasuk sangat miskin, yakni kelompok 10 persen masyarakat dengan kondisi kesejahteraan terendah yang paling prioritas menerima berbagai bantuan sosial. Desil 2 termasuk kategori rumah tangga miskin yang juga menjadi prioritas utama penerima bantuan.

Desil 3 adalah masyarakat hampir miskin yang berada sedikit di atas Desil 2. Desil 4 adalah masyarakat rentan miskin yang rawan jatuh miskin apabila terjadi guncangan ekonomi.

Desil 5 termasuk kategori masyarakat menengah ke bawah yang relatif stabil, tetapi masih membutuhkan perlindungan sosial. Muhammad Rizqi Fajri Maulana, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Jember, mengatakan mereka mendapat bantuan sosial dari pemerintah pusat berupa pemenuhan kebutuhan dasar.

“Contohnya seperti alat kesehatan, sembako dan sebagainya. Karena memang ada teman-teman disabilitas yang kondisinya tidak produktif. Yang menjadi kewajiban atensi paling utama kami adalah usia yang tidak produktif dulu,” kata Rizqi, ditulis Kamis (28/5/2026).

Rizqi mengakui adanya keterbatasan dana karena pemangkasan anggaran. “Kami pun yang di kelompok rentan di bidang saya itu hanya Rp34 juta, dari anggaran Rp2 miliar berupa paket kelompok rentan banyak. Ada lansia yang belum tersentuh bantuan, ada teman-teman disabilitas juga masuk, ada korban bencana. Semuanya dari sumber itu, (anggaran) paket sembako kelompok rentan,” katanya.

Dinsos Jember mengalokasikan anggaran Rp38 juta untuk pembagian 100 paket sembako dalam Hari Disabilitas Internasional. Sementara untuk kebutuhan dasar berupa seratus paket sembako ada di Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Jember. “Sekarang masih dialokasikan 100 paket karena kami masih ada persediaan yang tahun kemarin,” kata Rizqi.

Dinsos Jember telah berbagi tugas dengan Dinas Tenaga Kerja Jember. Dinsos menangani penyandang disabilitas yang tidak produktif. Sementara penyandang disabilitas yang masih dalam usia produktif akan ditangani Disnaker. [wir/kun]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Dalami Motif Lain Pria Bunuh dan Lempar Wanita dari Tol di Bogor
• 11 jam laludetik.com
thumb
Sejumlah WNI Diduga Palsukan Riset demi Travel Grant, MGBKI Dorong Audit Menyeluruh
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Peringati Iduladha 2026, Lucky Cell Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol di Ciracas
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Lima jamaah haji NTB meninggal di Arab Saudi
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Mendengar disabilitas bernyanyi di megahnya Masjid Istiqlal Jakarta
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.