Dibekukan MSCI, Cek Aktivitas Perdagangan GOTO

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan dibekukan oleh MSCI imbas dari stagnannya harga saham perseroan pada 13 Mei 2026 hingga saat ini. Namun, investor tercatat masih mentransaksikan saham GOTO.

Berdasarkan data RTI Infokom, saham GOTO pada perdagangan terakhir, Selasa (26/5/2026) tercatat stagnan pada level Rp50 per saham.

Pada saat itu, sebanyak 333,37 juta saham GOTO diperdagangkan, dengan nilai transaksi sebesar Rp16,67 miliar. Kapitalisasi pasar GOTO mencapai sebesar Rp57 triliun.

Sebagai gambaran, saham GOTO tercatat telah melemah 21,88% sejak awal tahun. Sementara itu, dalam sebulan terakhir, saham GOTO turun 7,41%.

GOTO mencetak net foreign buy sebesar Rp6,7 miliar selama satu hari perdagangan. Sementara itu, selama satu bulan terakhir, investor asing mencatatkan net foreign sell sebesar Rp366 miliar.

Broker dengan kode BB atau Verdhana Sekuritas menjadi broker yang paling aktif mentransaksikan saham GOTO, dengan volume transaksi mencapai 3,8 miliar saham, disusul broker YU yaitu CGS International Sekuritas, dan LG atau Trimegah Sekuritas.

Sebelumnya, dalam pengumuman terkait MSCI Global Standard Indexes, MSCI menyebut saham GOTO telah diperdagangkan pada harga minimum yang dapat diperdagangkan sebesar Rp50 di Bursa Efek Indonesia sejak penutupan perdagangan 13 Mei 2026. Kondisi itu dinilai dapat menimbulkan persoalan replikasi indeks karena likuiditas yang sangat rendah.

“MSCI akan membekukan setiap perubahan jumlah saham beredar (NOS), Foreign Inclusion Factor (FIF), Domestic Inclusion Factor (DIF), constraint factors, serta penambahan dan penghapusan untuk saham ini di indeks MSCI sebagai bagian dari Tinjauan Indeks Mei 2026,” tulis MSCI dalam pengumumannya.

Baca Juga : Kode Keras MSCI dan Ramalan Nasib Pemegang Saham GOTO

Perlakuan tersebut berlaku untuk MSCI Global Investable Market Indexes maupun indeks yang tidak berbasis kapitalisasi pasar seperti MSCI Factor, Sustainability & Climate, Thematic, dan Capped Indexes.

Meski demikian, MSCI menyatakan perubahan constraint factor tetap akan dilakukan apabila diperlukan, agar indeks MSCI 10/40, MSCI 25/50, atau MSCI 35/65 tetap memenuhi batasan konsentrasi sesuai metodologi indeks masing-masing.

MSCI juga menyebut akan kembali meninjau likuiditas saham GOTO dalam Tinjauan Indeks Agustus 2026. Jika pada saat itu GOTO gagal memenuhi persyaratan likuiditas yang berlaku, saham GOTO akan dikeluarkan dari indeks MSCI.

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Aturan Upah Lembur Ternyata Berbeda Sesuai Jam dan Hari, Ini Penjelasannya
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ketua KPK tekankan kehati-hatian dalam adopsi KUHP dan KUHAP baru
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Simak 2 Sesi Lontar Jumrah dan Jadwal yang Dilarang pada Fase Mina
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Tips Bangun Kebun Anggur Hasilkan Cuan di Gang Sempit Jakarta
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Diaspora Puji Prabowo Sebagai Pejuang Modern di Paris
• 21 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.