Jangan Panik Digantikan AI, 5 Skill Ini Masih Dicari Perusahaan

viva.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat banyak pekerja mulai khawatir soal masa depan karier mereka. Sejumlah pekerjaan kini mulai berubah karena otomatisasi, mulai dari tugas administrasi, pembuatan konten, hingga analisis data.

Di tengah perubahan tersebut, banyak perusahaan kini mulai mencari pekerja yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan yang sulit ditiru AI. Skill yang melibatkan interaksi manusia, pengambilan keputusan, hingga pengelolaan situasi kompleks dinilai akan semakin penting beberapa tahun ke depan.

Baca Juga :
Fenomena Baru di Dunia Kerja, Karyawan yang Takut Diganti AI Bisa Mengalami Gangguan Mental
Skill Digital Kini Jadi Hal yang Banyak Dipelajari Anak Muda

Pakar karier lulusan Oxford sekaligus pendiri organisasi pengembangan karier 80,000 Hours, Benjamin Todd, menyebut ada sejumlah kemampuan yang diperkirakan tetap relevan dan bahkan semakin bernilai di era AI.

Berikut lima skill yang disebut paling tahan terhadap perkembangan AI, sebagaimana dirangkum dari CNBC, Jumat, 29 Mei 2026.

1. Kemampuan komunikasi

Kemampuan komunikasi diprediksi tetap menjadi salah satu skill paling penting di dunia kerja. Setiap perusahaan tetap membutuhkan orang yang mampu menyampaikan ide, visi, dan strategi dengan jelas kepada tim maupun publik.

Meski AI kini bisa membantu membuat konten dalam jumlah besar, kemampuan menentukan pesan yang tepat dan membangun komunikasi efektif tetap sulit digantikan teknologi.

Kemampuan ini juga mencakup membangun hubungan dengan audiens, memahami kebutuhan orang lain, hingga menciptakan komunikasi yang terasa autentik.

Dalam praktiknya, skill komunikasi dapat diasah melalui pengalaman mengelola media sosial, public relations, presentasi, hingga membangun komunitas atau newsletter.

2. Kemampuan sosial

Hampir semua pekerjaan membutuhkan interaksi dengan orang lain. Karena itu, kemampuan sosial diperkirakan akan semakin penting di tengah perkembangan AI.

Skill sosial mencakup kemampuan membangun hubungan, memahami emosi orang lain, menyelesaikan konflik, hingga bekerja sama dalam tim.

Meski AI mulai mampu meniru percakapan manusia, koneksi emosional dan empati tetap menjadi kekuatan utama manusia yang belum bisa sepenuhnya digantikan mesin.

Kemampuan sosial juga dinilai berpengaruh terhadap perkembangan karier karena banyak posisi strategis membutuhkan kerja sama dan komunikasi lintas tim.

Untuk meningkatkan kemampuan ini, seseorang bisa aktif di organisasi, komunitas, atau melatih kemampuan berbicara di depan umum.

Baca Juga :
Sistem Kerja WFH Diam-diam Bikin Perusahaan Ogah Rekrut Anak Baru
AI dan Robot Makin Canggih, 10 Profesi Baru Ini Mendadak Banyak Dicari Perusahaan
Bukan Cuma AI, People Analytics Kini Jadi Sorotan Dunia HR

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Indonesia Women Fest 2026 Digelar di ICE BSD, BRI Hadirkan Promo Menarik
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Klaim Trump Terbantahkan, Iran Masih Punya Drone Canggih Buat Hajar AS
• 50 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
BPJS Gresik: Tunggakan Iuran Jaminan Kesehatan Bisa Diangsur 36 Bulan
• 7 jam laluberitajatim.com
thumb
Mengapa Pasal Lembur UU Cipta Kerja Digugat ke MK?
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Terlilit Pinjol, Oknum Brimob Jual Mobil Curian Milik Tetangga Rp102 Juta
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.