REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cal Crutchlow dipastikan kembali tampil di ajang MotoGP setelah ditunjuk menggantikan Johann Zarco pada MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, akhir pekan ini. Pada saat yang sama, Marco Bezzecchi mengusung ambisi besar untuk meraih kemenangan di hadapan publik sendiri.
LCR Honda mengonfirmasi Crutchlow akan mengendarai Honda RC213V menggantikan Zarco yang masih menjalani pemulihan cedera. Pembalap Prancis itu sebelumnya mengalami kecelakaan serius saat MotoGP Catalunya 2026.
Baca Juga
Johann Zarco Selamat dari Cedera Parah di GP Catalunya, Bezzecchi Kokoh di Puncak Klasemen MotoGP
Klasemen Moto3 Usai GP Catalunya: Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Lima
Alex Marquez Retak Tulang Leher Setelah Kecelakaan di GP Catalunya
Insiden tersebut terjadi setelah kaki Zarco tersangkut motor milik Francesco Bagnaia yang terjatuh ke area gravel. Zarco kemudian dilarikan ke rumah sakit dan didiagnosis mengalami cedera ligamen lutut serta trauma pascainsiden.
Bagi Crutchlow, Mugello menjadi kesempatan untuk kembali membalap bersama tim yang pernah membesarkan namanya. Pembalap asal Inggris itu bukan sosok asing bagi LCR Honda setelah membela tim tersebut pada periode 2015 hingga 2020.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selama memperkuat LCR Honda, Crutchlow mencatatkan 12 podium dan menjadi pembalap pertama yang mempersembahkan kemenangan MotoGP untuk tim tersebut di Sirkuit Brno pada 2016.
Mimpi Bezzechi
Sementara itu, perhatian publik Italia juga tertuju kepada Bezzecchi yang datang ke Mugello dengan status pemuncak klasemen sementara MotoGP musim ini. Pembalap Aprilia Racing itu mengaku kemenangan di Mugello menjadi mimpi besarnya.
“Kemenangan akan menjadi sangat bagus. Ini merupakan sebuah mimpi bagi semua pembalap bisa menang di Mugello, begitu pun dengan saya,” ujar Bezzecchi dikutip dari MotoGP.
Meski demikian, pembalap berjuluk The Bezz tersebut memilih tetap fokus menjalani persiapan secara bertahap tanpa terlalu larut memikirkan peluang kemenangan. “Pertama kami harus fokus dalam persiapan nanti, lalu fokus dari hari ke hari,” katanya.
Bezzecchi tampil impresif sepanjang musim ini dengan koleksi tiga kemenangan dan lima podium. Catatan itu membuat pembalap bernomor 72 tersebut memimpin klasemen sementara dengan 142 poin, unggul 15 angka dari Jorge Martin di posisi kedua.