PBB Masukkan Israel dalam Daftar Hitam Terkait Kekerasan Seksual Terhadap Tahanan Palestina

okezone.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memasukkan Israel ke dalam daftar hitam pihak-pihak yang dituduh melakukan kekerasan seksual di zona konflik. Pencantuman Israel itu muncul dalam “Laporan Tahunan Sekretaris Jenderal tentang Kekerasan Seksual Terkait Konflik”, menurut berbagai laporan media.

Layanan Penjara Israel termasuk di antara entitas yang secara resmi dimasukkan dalam daftar tersebut karena pelanggaran terhadap warga Palestina, dengan beberapa lembaga Israel lainnya ditempatkan di bawah kerangka pengawasan sebagai persiapan untuk kemungkinan dimasukkan di masa mendatang, kata laporan tersebut pada Kamis (28/5/2026).

Pencantuman dalam daftar tersebut terjadi di tengah semakin banyaknya bukti yang dikumpulkan oleh organisasi hak asasi manusia, media, dan penyelidik PBB.

Baca Juga :
Malaysia Siap Seret Israel ke Mahkamah Internasional Terkait Penyiksaan Aktivis GSF Gaza

Ratusan kesaksian dari tahanan Palestina yang ditahan di Gaza, Tepi Barat yang diduduki, dan di dalam penjara Israel telah merinci penyiksaan dan pelecehan seksual selama penangkapan, interogasi, dan penahanan.

Bulan lalu, para ahli PBB juga mengatakan bahwa kekerasan seksual dan berbasis gender digunakan sebagai "alat sistematis" untuk mengontrol dan menindas warga Palestina di bawah pendudukan Israel, memperingatkan bahwa tindakan tersebut dapat dianggap sebagai kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Para ahli mengatakan pelanggaran terjadi dalam berbagai konteks, termasuk penahanan, pos pemeriksaan, dan penggerebekan rumah, dan melibatkan pasukan Israel dan pemukim ilegal.

Baca Juga :
Penjaga Penjara Israel Dituduh Berhubungan Seks dengan Tahanan Palestina

Dilansir TRT, daftar hitam PBB membawa konsekuensi reputasi dan diplomatik yang signifikan bagi pihak-pihak yang terdaftar.

Laporan tahunan biasanya disampaikan kepada negara-negara terkait sebelum dipublikasikan.

Agustus lalu, laporan tersebut memperingatkan bahwa Israel dapat ditambahkan ke daftar pihak yang dicurigai atau bertanggung jawab atas kekerasan seksual dalam situasi konflik bersenjata.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terseok-seok, Ekonomi Indramayu Sepanjang 2025 Jadi yang Terlemah
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Ada Apa dengan Kasus Erin? Sunan Kalijaga Tiba-tiba Mundur
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Megawati Hangestri Belum Debut di Hyundai Hillstate, tapi Sudah Terancam Kehilangan Separuh Musim di Liga Korea
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
PSSI Jual 35.000 Tiket untuk Laga Timnas Indonesia di FIFA Match Day
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Harga Komoditas: Minyak Mentah Naik Tipis, Batu Bara Turun 0,5 Persen
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.