Harga Emas Dunia Berbalik Naik, Ini Pendorongnya

metrotvnews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Chicago: Harga emas dunia menguat tipis pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026. Penguatan ini terjadi di tengah harapan tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terkait perpanjangan gencatan senjata dan negosiasi program nuklir Teheran.

Laporan Axios menyebut AS dan Iran menyepakati nota kesepahaman (MoU) selama 60 hari yang masih menunggu persetujuan Presiden Donald Trump. MoU tersebut dikabarkan mencakup kelancaran pelayaran di Selat Hormuz tanpa pembatasan, termasuk penghapusan gangguan terhadap kapal dagang dan pembersihan ranjau di jalur strategis tersebut.

Harga emas dunia sedikit pulih setelah data inflasi AS April dirilis, kendati sempat terpukul selama tiga hari berturut-turut akibat ketidakpastian potensi kesepakatan AS-Iran yang menambah kekhawatiran tentang prospek suku bunga.

Melansir Investing.com, Jumat, 29 Mei 2026, harga emas spot naik 0,37 persen menjadi USD4.472,82 per ons. Meskipun memiliki daya tarik sebagai aset safe haven, emas batangan berkinerja buruk ketika suku bunga naik, karena investor lebih menyukai aset yang menghasilkan imbal hasil. Ketegangan di kawasan Timur Tengah Sebelumnya pada hari itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan telah menyerang pangkalan udara Amerika di Kuwait, sebagai balasan atas serangan AS terhadap kota pelabuhan Bandar Abbas di Iran.

Secara terpisah, Kuwait mengatakan pihaknya sedang melakukan pertahanan terhadap serangan rudal dan drone, tetapi tidak menyebutkan sumber serangan tersebut.

Serangan-serangan tersebut menandai dimulainya kembali permusuhan terbuka antara AS dan Iran, meskipun Washington berulang kali mengklaim bahwa gencatan senjata yang telah lama berlaku tetap berlaku. AS menyerang Iran awal pekan ini, dengan menyebut langkah tersebut sebagai tindakan defensif.

Baca Juga :

Harga Minyak Tergelincir usai AS-Iran Dikabarkan Mencapai Kesepakatan
 


(Ilustrasi emas. Foto: Dok Bappebti)

Serangan pada Kamis terjadi tak lama setelah Presiden AS Donald Trump menolak laporan Iran akan membuka kembali pelayaran komersial melalui Selat Hormuz dalam waktu satu bulan. Trump kemudian mengisyaratkan ia belum puas dengan potensi perjanjian perdamaian untuk mengakhiri konflik tiga bulan dengan Iran.

Harga minyak sekali lagi naik, tetap di bawah USD100 per barel tetapi jauh di atas level sebelum perang. Kekhawatiran meluas bahwa lonjakan harga minyak akan memicu inflasi, yang berpotensi mendorong bank sentral untuk menaikkan suku bunga sebagai respons. Hal ini mungkin tidak menguntungkan bagi emas, aset yang tidak menghasilkan imbal hasil dan cenderung berkinerja buruk dalam lingkungan suku bunga tinggi yang berkepanjangan.

"Pasar suku bunga masih menunjukkan penetapan harga bank sentral yang tinggi," kata analis di ING dalam sebuah catatan. Inflasi April naik Investor juga mencermati data inflasi AS yang menjadi acuan Federal Reserve dalam menentukan arah suku bunga. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti AS tercatat naik 3,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2026, sesuai ekspektasi pasar dan lebih tinggi dibandingkan 3,2 persen pada Maret.

Secara bulanan, PCE inti naik 0,2 persen atau lebih rendah dibandingkan kenaikan 0,3 persen pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, PCE utama naik 3,8 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan 3,5 persen pada Maret dan sesuai proyeksi pasar. Secara bulanan, indeks tersebut naik 0,4 persen, melambat dari 0,7 persen pada bulan sebelumnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gerindra Ungkap Kunjungan Prabowo ke Perancis Jadi Bukti Nyata Indonesia Tidak Tunduk ke AS-China
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
PBB Masukkan Israel ke Daftar Hitam, Tel Aviv Ngamuk dan Putus Hubungan
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPB Bagikan Hewan Kurban, Seekor Sapi 600 Kg Jadi Sorotan
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Vonis Banding Kasus Brigadir Nurhadi: Eks Perwira Polda NTB Dihukum 15 Tahun
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Mengapa Pasal Lembur UU Cipta Kerja Digugat ke MK?
• 20 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.