JAKARTA, KOMPAS.com - Kebakaran hebat yang menghanguskan 27 rumah di kawasan padat penduduk Jalan Krendang Barat Gang 2, RT 13/RW 4, Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (28/5/2026) malam diduga akibat korsleting.
Camat Tambora Pangestu Aji mengatakan, berdasarkan laporan awal yang diterimanya, sumber api diduga berasal dari instalasi listrik di salah satu rumah kontrakan.
"Info awal warga sih kayak ada percikan di kontrakan gitu di lantai dua. Kemungkinan kalau sudah seperti itu berarti (korsleting) listrik, tapi pastinya belum tentu, itu dugaan awal sementara saja," ujar Pangestu kepada Kompas.com di lokasi, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Sudin SDA Pertimbangkan Tutup Akses Arah Depok Saat Pengerjaan Jalan Ambles di Lenteng Agung
Hal senada disampaikan Dedi (53), warga setempat yang menjadi salah satu orang pertama menyadari munculnya api.
Ia mengaku awalnya melihat kepulan asap tebal dari lantai dua sebuah rumah kontrakan sebelum muncul kobaran api besar.
"Saya malam tuh lagi duduk, tiba-tiba lihat asap sudah gede, terus di atas ada api. Asap dulu baru api. Nah, di atas itu ada yang tinggal dua orang, jadi saya langsung samperin ke atas," ungkap Dedi kepada Kompas.com di lokasi.
Mengetahui penghuni kontrakan masih tertidur lelap, Dedi langsung mendobrak pintu untuk menyelamatkan mereka. Ia bahkan sempat dimarahi kedua penghuni karena mereka belum menyadari adanya kebakaran..
"Pas dibangunin malah sempat diomelin dulu sama dua-duanya karena posisinya mereka enggak sadar kalau sudah ada kebakaran. Karena posisinya mereka setengah enggak pakai baju tidur gitu mungkin kaget ya," kata Dedi.
Menurut Dedi, korsleting diduga terjadi di lantai bawah rumah tersebut yang disewa seorang pedagang roti yang sedang pulang kampung.
Lampu rumah dalam keadaan menyala dan diduga kabel mengalami korsleting akibat digigit tikus.
"Satu rumah di bawah, dia tukang roti, dia lagi pulang kampung, lampunya nyala. Kayaknya ada tikus, korslet kali ya, awalnya banyak asap doang kan, tahunya lama-lama gede," jelas Dedi.
Baca juga: Jalan Lenteng Agung Amblas, Polisi Belum Terapkan Pengalihan
Ia juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan, terutama dari kabel listrik di area permukiman yang tersambar api.
"Ada (ledakan), terutama kabel itu kabel listrik pada meletak-meletak gitu," tambahnya.
Dugaan kebakaran akibat korsleting juga disampaikan Kasli (54), warga yang rumahnya ikut hangus terbakar.
Saat pulang kerja sekitar pukul 19.00 WIB, ia melihat api sudah membesar di lantai dua bangunan kontrakan setelah sebelumnya terlihat percikan listrik.





