JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pencuri spesialis rumah kosong berinisial A nekat menggasak sebuah laptop mewah senilai Rp 31 juta dari sebuah indekos di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (11/5/2026).
Namun, laptop hasil curian tersebut justru dijual dengan harga jauh di bawah nilai pasarnya, yakni hanya Rp 2 juta kepada seseorang yang diklaim tidak dikenalnya.
Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat AKP George Ruben mengatakan, pelaku mengaku menjual laptop tersebut untuk melunasi utang pribadinya.
Baca juga: Terlilit Utang, Pencuri Spesialis Rumah Kosong Gasak Laptop di Cengkareng Jakbar
"Yang diambil itu laptop ya, senilai kerugian menurut dari korban itu Rp 31 juta. Dan dia kemudian jual barang tersebut dan dipakai untuk melunasi utang-utang dia, utang pribadi. Menurut pengakuan dia, (dijual) hanya Rp 2 juta," ungkap Ruben kepada wartawan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Jumat (29/5/2026) malam.
Menurut Ruben, motif utama pelaku melakukan pencurian adalah tekanan ekonomi akibat terlilit utang usaha.
Kepada penyidik, A mengaku memiliki utang sekitar Rp 150 juta dari bisnis kuliner yang dijalaninya.
"Menurut pengakuan dia, dia berutang untuk usaha dia sekitar Rp 150 juta. (Usaha) penjualan nasi kebuli ya, untuk usaha," tuturnya.
Baca juga: Modus “Orang Pintar”, 2 Pencuri Gasak Motor Korban lewat Ritual Paku Sial
Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV).
Dalam rekaman yang diterima Kompas.com, pelaku terlihat memarkirkan sepeda motor Honda Vario berwarna merah di depan sebuah indekos.
Ia kemudian masuk ke area indekos dan mengamati situasi sekitar. Tak lama berselang, pelaku keluar sambil membawa sebuah laptop MacBook.
Laptop itu langsung dimasukkan ke dalam bagasi motor sebelum pelaku melarikan diri dari lokasi.
Menyadari aksinya terekam CCTV, pelaku sempat berupaya menghilangkan jejak dengan mengganti warna motornya dari merah menjadi putih serta menggunakan pelat nomor palsu.
Meski demikian, polisi tetap berhasil melacak keberadaan A dan menangkapnya tanpa perlawanan di kediamannya di kawasan Cengkareng pada Jumat siang.
Baca juga: Pura-pura Jadi Karyawan, Pria di Cilandak Jaksel Gasak Motor Bos Warung Pecel Lele
Ruben mengungkapkan, pelaku tidak beraksi secara spontan. Sebelum melakukan pencurian, A terlebih dahulu melakukan survei lokasi beberapa kali.
Modus yang digunakan adalah berpura-pura menanyakan alamat untuk mempelajari situasi di sekitar target.





