Gaza Diserang Lagi, Ambulans Dompet Dhuafa Evakuasi Korban Serangan di Gaza Utara ke RS Al-Shifa

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

KOMPAS.com – Ambulans kemanusiaan Dompet Dhuafa terus memberikan layanan evakuasi bagi warga sipil terdampak serangan di Jalur Gaza.

Pada Senin (11/5/2026) lalu, ambulans bantuan Indonesia mengevakuasi sedikitnya enam korban luka menuju Rumah Sakit Al-Shifa, Kota Gaza, usai serangan artileri menghantam kawasan Tal al-Dahab di Beit Lahiya, Gaza Utara.

Ambulans bertanda Dompet Dhuafa bersama mitra kemanusiaan Indonesia terlihat membawa para korban dalam kondisi darurat menuju fasilitas kesehatan.

Setibanya di RS Al-Shifa, tim medis dan relawan langsung bergerak cepat memindahkan korban ke ruang penanganan intensif untuk mendapatkan perawatan medis.

"Mengingat sulitnya bantuan masuk ke Gaza, Palestina. Mungkin ambulans ini adalah salah satu yang tersisa untuk mobilisasi penanganan korban di sana," jelas dr. Yenni Purnamasari, penanggung jawab program bantuan kesehatan untuk Gaza, Palestina.

"Semoga Allah SWT senantiasa jaga, agar ambulans donasi masyarakat Indonesia ini terus bergerak menangani warga Gaza yang membutuhkan," lanjutnya.

Beberapa korban mengalami luka pada bagian kepala dan tubuh akibat pecahan serangan. Di area rumah sakit, suasana kepanikan dan kesedihan tampak menyelimuti keluarga korban serta warga yang turut menyaksikan proses evakuasi.

Tangisan warga terdengar di tengah kesibukan tenaga medis yang terus berupaya menangani para korban luka.

Serangan tersebut dilaporkan menyasar wilayah Tal al-Dahab di Beit Lahiya, Gaza Utara.

Selain menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka, laporan lapangan juga menyebut adanya korban jiwa serta seorang anak yang terluka akibat serangan pesawat nirawak di kawasan Al-Faluja, Gaza Utara.

Di tengah situasi konflik yang terus berlangsung, ambulans Dompet Dhuafa bersama relawan medis tetap siaga menjangkau titik-titik terdampak serangan.

Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mempercepat penanganan warga sipil di tengah keterbatasan layanan kesehatan akibat agresi yang masih berlangsung di Jalur Gaza.

Baca juga: Dompet Dhuafa Dorong Kurban Tepat Sasaran, Distribusi Menjangkau Wilayah Pascabencana

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Layanan ambulans kemanusiaan ini menjadi bagian dari ikhtiar Dompet Dhuafa bersama masyarakat Indonesia untuk terus menghadirkan bantuan medis darurat bagi warga Palestina," jelas Yenni.

"Hingga saat ini, ambulans dan relawan medis Dompet Dhuafa di Gaza masih terus bersiaga memberikan layanan evakuasi dan pertolongan pertama bagi warga terdampak konflik," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov akan Kaji Anggaran untuk Tambah Koridor Trans Jatim di Malang Raya
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bunga Bangkai Bermekaran di Pekarangan Warga Jambi
• 5 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Tunjuk AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Pendalaman Perkara Dugaan Suap di Bea Cukai Disebut Perlu Diperluas, Tapi Tetap Berbasis Fakta Sidang
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.