Prabowo Ungkap Makna Hari Lahir Pancasila sebagai Pegangan di Tengah Ketidakpastian Global

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengungkap makna Hari Lahir Pancasila. 

Hal itu disampaikannya saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, pada Senin, 1 Juni 2026.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum untuk mengenang lahirnya dasar negara Indonesia.

Kepala Negara mengingatkan bahwa 81 tahun lalu, gagasan besar tentang Pancasila disampaikan oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

BACA JUGA:Menurut Prabowo, Indonesia Sulit Bicara Perubahan karena Hadapi Kelompok Koruptor

“Hari ini kita peringati 81 tahun hari lahirnya Pancasila. 81 tahun yang lalu, Bung Karno berdiri di hadapan Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan menyampaikan gagasan besar yang kemudian menjadi dasar falsafah negara Republik Indonesia,” ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa Pancasila lahir dari perjalanan sejarah, pengalaman, budaya, serta cita-cita bangsa Indonesia sendiri.

“Pancasila adalah sebuah konsensus agung, suatu kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan bangsa kita, yang terdiri atas ribuan pulau, ratusan suku bangsa, ratusan bahasa, dan ratusan budaya yang berbeda-beda untuk hidup sebagai satu bangsa,” lanjutnya.

BACA JUGA:Momen Hangat Prabowo dan Megawati Bergandengan Tangan di Hari Lahir Pancasila

Menurut Presiden, tema peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini yaitu “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia,” memiliki makna yang sangat mendalam di tengah berbagai tantangan global yang penuh dengan ketidakpastian.

“Di tengah dunia yang makin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh, pegangan itu adalah Pancasila,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh dipandang sekadar sebagai dokumen sejarah maupun slogan yang diucapkan saat upacara kenegaraan.

BACA JUGA:Prabowo: Mari Jujur, Apakah Pertumbuhan Ekonomi Dirasakan Adil oleh Semua Rakyat?

Namun, ia menekankan bahwa Pancasila merupakan pedoman untuk mengatur kehidupan berbangsa, kehidupan bermasyarakat, kehidupan bernegara termasuk bagaimana membangun sistem ekonomi nasional.

"Salah satu tantangan besar bangsa indonesia hari ini adalah memastikan pembangunan ekonomi kita benar benar berjalan sesuai nilai-nilai pancasila," jelasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gara-Gara Ikuti Aplikasi Maps, Pengendara Motor Masuk Tol | SAPA SIANG
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Diplomasi Prabowo ke Prancis: Nilai Strategis dan Jangkar Stabilitas
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kemenhaj Catat Capaian Positif Pengelolaan Area Komersial Hotel Jemaah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dukung MBG, Lapas Lamongan pasok selada hidroponik ke SPPG Keduyung
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Xinjiang di China buka rute penerbangan langsung perdana ke Jerman
• 45 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.