Terbongkar! Modus Love Scamming Mantan Istri Reza Smash yang Rugikan Korban hingga Rp41 Miliar

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Kasus dugaan penipuan investasi kripto berskala internasional yang menyeret nama Fabiola Elizabeth Agnes, mantan istri Reza Smash, semakin menjadi sorotan publik. Perempuan yang dikenal sebagai model tersebut diduga memiliki peran penting dalam menjalankan modus love scamming untuk meyakinkan calon korban agar menanamkan dana dalam investasi palsu.

Berdasarkan hasil pengungkapan pihak kepolisian, sindikat ini menjalankan strategi yang terstruktur. Para pelaku terlebih dahulu menggunakan tim pemasaran atau marketing untuk mencari dan menyaring target potensial. Scroll lebih lanjut yuk!

Baca Juga :
Mantan Istri Reza Smash Jadi Tersangka Kasus Love Scamming, Tipu Korban Sampai Rp41 Miliar
Pegawai Lapas Diduga Terlibat Love Scamming dari dalam Rutan, Begini Respons Tegas Menteri Agus

Mereka memanfaatkan akun media sosial dengan identitas menarik serta foto-foto yang mampu memancing perhatian calon korban.

Berbeda dengan kebanyakan kasus penipuan daring yang menyasar masyarakat dalam negeri, jaringan ini justru menargetkan warga negara asing. Setelah target menunjukkan ketertarikan awal, para marketing akan mengidentifikasi siapa saja yang masih ragu untuk melakukan investasi.

Pada tahap inilah Fabiola diduga mulai berperan. Dengan latar belakang sebagai model dan kemampuan komunikasi yang dinilai baik, ia disebut bertugas membangun kedekatan secara personal dengan calon korban. Pendekatan dilakukan melalui percakapan intens hingga panggilan video untuk menciptakan rasa percaya.

"Jadi marketing itu untuk menjerat korban. Mereka akan menyortir calon korban yang butuh diyakinkan, maka F yang akan maju melayani video call. Itu supaya korban berinvestasi," kata Direktur Reserse Siber Polda Jawa Tengah, Himawan Susanto Saragih, dalam keterangannya, dikutip Selasa 2 Juni 2026.

Menurut penyidik, strategi tersebut sengaja dirancang agar korban merasa memiliki hubungan yang dekat dengan pelaku. Setelah kedekatan emosional terbentuk, korban perlahan diarahkan untuk mengirimkan sejumlah uang dengan dalih investasi yang menjanjikan keuntungan besar.

"Jadi calon korban dibuat dekat dulu secara personal, baru mereka meminta transfer dana secara bertahap," ujar Himawan.

Korban kemudian diarahkan untuk menanam modal melalui platform trading kripto yang tampak profesional. Namun di balik tampilannya yang meyakinkan, situs tersebut ternyata merupakan platform palsu yang telah direkayasa oleh tim teknologi informasi sindikat tersebut. Sistem sengaja dimanipulasi sehingga korban percaya bahwa investasinya berkembang dan menghasilkan keuntungan.

Baca Juga :
Modus Ratusan Napi Rutan Kotabumi Lakukan Love Scamming, Pakai Atribut TNI-Polri Tipu RIbuan Korban
Apa Itu Love Scam? Modus Penipuan Berkedok Cinta yang Bikin Rugi Miliaran Rupiah
Begini Akal Bulus Abraham Paksa Pacarnya Jadi Komplotan Kriminal, Korban Disuruh Lakukan Kejahatan...

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ribuan Pengunjung Padati Indonesia Women Fest 2026, Ghea Indrawari Tutup Acara dengan Meriah
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Industri Halal Berkontribusi 27 Persen dari PDB Nasional, Nilainya Capai Rp4.900 Triliun
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenhaj Catat Capaian Positif Pengelolaan Area Komersial Hotel Jemaah
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Di Ende, Mensos ajak warga jadikan Pancasila pedoman hidup sehari-hari
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Penguatan Dolar AS Dorong Koreksi HPE dan HR Emas pada Periode I Juni 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.