Kemhan: Kapal Induk Garibaldi Dalam Tahap Persiapan Pengiriman ke Indonesia

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menyatakan bahwa proses hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi memasuki tahapan persiapan untuk dikirim ke Indonesia.

"Kapal induk Garibaldi itu proses hibah, sedang berjalan dan sudah dalam proses tahapan untuk persiapan pengiriman ke Indonesia," kata Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Rico Sirait ditemui di (Kemhan) RI, Selasa (2/6/2026).

Saat dikonfirmasi mengenai kapan kapal tersebut tiba di tanah air, Rico berharap prosesnya dapat rampung pada tahun ini.

"Mudah-mudahan tahun ini," ujarnya.

Baca juga: Kemhan Belum Tentukan Anggaran Penyesuaian Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

Rico mengungkapkan, kondisi geopolitik turut memengaruhi jadwal pengiriman kapal asal Italia tersebut.

"Ya dengan kondisi Selat Hormuz, yang konflik juga di sana ya, jadi mungkin ada keterbatasan distribusi, waktu pengiriman dan sebagainya," ucapnya.

Sementara itu, Rico menegaskan bahwa seluruh proses pelatihan dan penyiapan awak kapal merupakan ranah dari TNI Angkatan Laut.

"Penyiapan personel itu semua ada di TNI AL, karena sudah disiapkan untuk pelatihan dan sebagainya, nanti itu yang akan mengawaki," jelasnya.

Lebih lanjut, saat ditanya apakah personel TNI AL sudah diberangkatkan untuk menjalani pelatihan langsung di negara asal kapal tersebut, Rico enggan merinci lebih jauh.

Baca juga: TNI AL Bakal Kirim 100 Prajurit ke Italia untuk Pelatihan Awak Kapal Induk Giuseppe Garibaldi

"Silakan tanya ke Kadispenal," ucapnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Untuk diketahui Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter dan mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam berkat sistem mesin penggeraknya.

Kapal induk tersebut dilengkapi sejumlah sistem persenjataan dan pertahanan, antara lain peluncur oktupel Mk.29 untuk rudal antipesawat Sea Sparrow/Selenia Aspide, meriam kembar Oto Melara 40L70 DARDO, tabung torpedo rangkap tiga 324 mm, serta rudal antikapal Otomat Mk 2 SSM.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3 Orang Terluka Akibat Kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sumardji Bongkar Alasan Mathew Baker Naik Kelas ke Timnas Indonesia Senior
• 23 jam lalubola.com
thumb
Pleidoi Nadiem: Saya Tidak Korupsi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Perlu Resign, Begini Syarat dan Prosedurnya
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Gugatan Praperadilan Menang, Polda Metro Jaya Wajib Lanjutkan Penyidikan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.