Perwira Militer Iran: AS Tuntut Kami Menyerah Total, Tapi Kita Tolak! Perang tak Dapat Dihindari

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Seorang perwira militer senior Iran mengatakan pada Selasa bahwa dimulainya kembali permusuhan dengan Amerika Serikat tidak dapat dihindari. Ini lantaran negosiasi antara Teheran dan Washington tampaknya terhenti.

“Amerika Serikat menuntut penyerahan total kami, dan bangsa Iran tidak akan pernah menyerah,” kata Mohammad Jafar Assadi, wakil kepala komando militer pusat Iran, Khatam al-Anbiya. “Tanpa penyerahan, perang tidak dapat dihindari.”

Baca Juga
  • Bacakan Nota Pembelaan, Nadiem Bawa Nama Tom Lembong
  • Patuhi Hakim, Polisi Siap Lanjutkan Perkara Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
  • Mengapa Sering Kebakaran di Jakarta? Ini Kata Rano Karno

Negosiasi AS yang ditengahi Pakistan menemui titik buntu. AS menuntut semua pengayaaan uranium Iran dimusnahkan. Namun Teheran menolak tuntutan tersebut. Iran menegaskan program nuklirnya hanya untuk energi, bukan senjata.

Teheran belum menanggapi usulan kesepakatan akhir dengan Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengakhiri konflik antara kedua negara. "Diskusi tentang teks akhir terus berlanjut di Teheran," kata sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran kepada Mehr News pada hari Selasa.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sumber tersebut mengatakan Iran meninjau proposal tersebut dengan hati-hati karena apa yang dilihatnya sebagai sejarah ketidakpatuhan AS dan ketidakpercayaan yang telah lama ada.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, Iran mencari manfaat yang nyata dan konkret,” kata sumber tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Kediri sebut industri  BPR dan BPRS tunjukkan kinerja positif 
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Pakar Ingatkan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Bisa Hambat Regenerasi
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri yang Dicopot dari Wakil Kepala BGN
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Resmi Rebranding, Inhealth Perkuat Sinergi dengan IFG
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pertumbuhan Aman, Tapi Inflasi ASEAN+3 Mulai Melonjak
• 11 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.