Dua Pimpinan BGN Dicopot, Pemerintah Gantikan dengan Sosok Ini

tvonenews.com
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengumumkan struktur organisasi yang baru Badan Gizi Nasional (BGN).

Pengumuman itu disampaikan sekaligus pernyataan pemerintah yang memilih mencopot Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN.

Jabatan Kepala BGN kini disematkan kepada Nanik S. Deyang yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.

"Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat saudari Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," kata Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Perombakan turut serta dilakukan Presiden RI, Prabowo Subianto pada struktur bagan organisasi BGN.

Didapati Prabowo juga mencopot Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya sebagai Wakil Ketua BGN.

Keduanya digantikan oleh Sakti Wahyu Trenggono dan Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.

Menurut Prasetyo, seluruh unit kerja di lingkungan BGN diminta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing tanpa terpengaruh perubahan di level pimpinan.

“Tidak boleh terganggu sama sekali dan setiap unit kerja di lingkungan BGN diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.

Pemerintah ingin menjaga keberlanjutan program yang selama ini menjadi salah satu prioritas nasional. Program MBG tidak hanya diposisikan sebagai kebijakan pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Prasetyo menegaskan pergantian pimpinan semata-mata dilakukan untuk memperkuat tata kelola dan efektivitas pelaksanaan program, bukan mengubah komitmen pemerintah terhadap MBG.

“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,” katanya.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa penguatan terhadap pelaksanaan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik dan bagi penguatan program MBG agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, sebagai bagian dari investasi pendidikan dan Sumber Daya Manusia kita,” ujar Prasetyo.

Lebih jauh, pemerintah memandang Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan instrumen strategis untuk membangun kualitas generasi masa depan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Kebut Usut Perkara Lama yang Belum Rampung, Target Selesai di 2026
• 12 jam laludetik.com
thumb
Kronologi Makam Warga Boyolali Dibongkar Polisi, Diduga Tewas usai Makan Sate Kiriman
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Prabowo Bayar Sendiri Kelebihan Biaya Dinas Luar Negeri, TII: Ini Masalah
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 3 Juni 2026, Cek Lokasinya
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Cara Daftar SPMB SMP Kota Depok 2026 Jalur Prestasi, Dibuka 4-5 Juni
• 34 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.