Pertumbuhan ekonomi Australia melambat menjadi 0,3 persen pada kuartal I-2026, di tengah gejolak ekonomi global.
IDXChannel - Pertumbuhan ekonomi Australia melambat menjadi 0,3 persen pada kuartal I-2026, di tengah gejolak ekonomi global.
Biro Statistik Australia (ABS) mengungkapkan bahwa produk domestik bruto (PDB) tumbuh sebesar 0,3 persen pada Januari-Maret, turun dari 0,9 persen pada kuartal sebelumnya.
Secara tahunan, PDB tumbuh sebesar 2,5 persen pada kuartal yang berakhir Maret, sama dengan periode sebelumnya.
Menanggapi data PDB tersebut, Menteri Keuangan Jim Chalmers mengatakan bahwa ekonomi Australia tangguh di tengah volatilitas dan ketidakstabilan ekonomi global yang sangat besar.
"Ekonomi kita tidak kekurangan tantangan, tetapi juga memiliki fondasi yang sangat kokoh, dan Anda dapat melihatnya dalam data hari ini," katanya kepada wartawan di Canberra, dilansir dari Xinhua pada Selasa (3/6/2026).
Produksi pertambangan turun 1,5 persen pada kuartal lalu, yang menurut ABS disebabkan oleh gangguan cuaca.
Ekspor turun 1,1 persen di awal tahun, didorong oleh penurunan ekspor batu bara dan bijih mineral, sementara impor tumbuh 2,1 persen.
Dalam proyeksi yang dirilis pada bulan Mei, Reserve Bank of Australia memperkirakan bahwa pertumbuhan PDB tahunan akan turun menjadi 1,9 persen pada Juni dan menjadi 1,3 persen pada Desember. (Wahyu Dwi Anggoro)





