Cegah Bibir Sumbing, Ibu Hamil Diminta Konsumsi Vitamin dan Hindari Kelelahan

metrotvnews.com
7 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Direktur RSUD Tebet Jakarta Selatan Juliette Pieter, mengimbau ibu hamil rutin mengonsumsi vitamin dan menjaga kondisi tubuh. Agar, tidak mengalami kelelahan berlebih guna membantu mencegah risiko bayi terlahir dengan bibir sumbing.

"Bibir sumbing bukan karena faktor keturunan semata, tetapi terjadi karena proses pembentukan embrio yang tidak menyatu dengan sempurna. Bisa juga karena ibu mengalami kekurangan zat tertentu selama kehamilan," kata Juliette dikutip dari Antara, Rabu, 3 Juni 2026.

Juliette mengimbau ibu hamil rajin memeriksakan kandungan di Posyandu maupun Puskesmas. Agar, memperoleh pemantauan kesehatan serta suplemen yang dibutuhkan selama masa kehamilan.

"Periksa ke posyandu atau puskesmas lebih rajin karena ibu hamil akan mendapatkan vitamin seperti asam folat dan tablet penambah darah," kata Juliette.
 

Baca Juga :

Operasi Bibir Sumbing di DKI Sasar 500 Pasien hingga 2027

Selain mencukupi kebutuhan nutrisi, ibu hamil diimbau menjaga kondisi fisik. Agar, tidak terlalu lelah selama masa kehamilan.

Menurut Juliette, pencegahan sejak masa kehamilan penting dilakukan. Karena, bibir sumbing dapat memengaruhi kemampuan makan, berbicara, hingga kondisi psikososial anak saat tumbuh besar.

Sementara itu, orang tua pasien operasi bibir sumbing, Mimi, bersyukur anaknya mendapatkan kesempatan menjalani operasi. Mimi mengatakan anaknya, Faris, yang kini berusia satu tahun satu bulan sedang menjalani operasi tahap kedua, setelah sebelumnya menjalani operasi bibir.

Ia mengetahui kondisi anaknya mengalami bibir sumbing sejak pemeriksaan ultrasonografi (USG). Tepatnya, pada usia kehamilan 24 minggu.

"Sempat sedih dan terpukul, tetapi keluarga terus memberikan dukungan," kata Mimi.


Operasi bibir sumbing. Foto: Antara

Menurut Mimi, program operasi gratis tersebut sangat membantu keluarga. Karena, proses penanganannya dinilai lebih cepat dibandingkan jalur reguler.

"Kalau melalui program ini, setelah screening dan dinyatakan lolos bisa langsung operasi. Jadi lebih cepat," ucap Mimi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, penderita kasus bibir sumbing dan celah langit-langit di Indonesia mencapai 7.500 kasus per tahun.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bidik Tersangka Baru, KPK Telusuri-Blokir Aset Keluarga Bupati Fadia
• 18 jam laludetik.com
thumb
Laba Buana Lintas (BULL) Melejit 141 Persen di Kuartal I-2026, Ini Deretan Faktor Penopangnya
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Balita di Bekasi Diduga Pernah Dianiaya Pamannya Sebelum Dibunuh
• 1 jam lalukompas.com
thumb
KAI Bukukan Laba Bersih Rp2,3 Triliun Sepanjang 2025
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
3 Bintang Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Kartu Truf saat Lawan Oman dI FIFA Matchday: Tulang Punggu Skuad Garuda
• 8 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.