Eks Caleg DPRD Jadi Otak Pembunuhan WN Korsel di Bekasi, Pelaku Ternyata Mantan Istri Korban dan Sewa Eksekutor Rp 139 Juta

grid.id
1 jam lalu
Cover Berita

Grid.id - Sosok pelaku pembunuhan WN Korsel di Bekasi akhirnya terungkap. Pelaku ternyata adalah mantan istri korban.

Ialah SJ, mantan istri WN Korsel berinisial BCS (66) tersebut. BCS ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Tambun Selatan, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (27/5/2026).

SJ ternyata merupakan mantan caleg atau calon legislatif DPRD Kabupaten Bekasi. Berdasarkan penuturan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, SJ sengaja menyewa eksekutor untuk menghabisi mantan suaminya.

SJ menyewa sosok pria berinisial HW. Ia bahkan rela merogoh kocek Rp 139 juta agar HW mau membunuh WN korsel yang merupakan mantan suaminya tersebut.

"HW mengaku membunuh korban atas perintah SJ dengan kesepakatan pembayaran Rp 139 juta," ujarnya dalam konferensi pers di Polres Metro Bekasi, Selasa (2/6/2026), dikutip dari Tribun Bekasi.

SJ melakukan tiga tahap pembayaran yang dilakukan secara tunai dan transfer. Ia juga merencanakan pembunuhan itu dengan matang selama 6 bulan.

Melansir dari Tribunnews dan Antara, HW dan SJ sempat beberapa kali bertemu untuk membahas proses eksekusi. HW juga meminta dana tambahan sebesar Rp 9 juta untuk membeli motor.

Motor tersebut nantinya akan digunakan untuk memantau aktivitas di sekitar rumah BCS yang berada di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi.

Setelah itu, pada Selasa (26/5/2026), pukul 22.40 WIB, HW pun mendatangi korban. Ia mengenakan hoodie biru, masker hitam, topi hitam, celana panjang dan celana untuk menyembunyikan identitasnya.

HW mengeksekusi korban dengan menusuk perut kiri korban dengan pisau buah. Setelah itu, HW memukul kepala korban dengan barbel hingga korban pun tewas.

HW kemudian mengambil kartu ATM, laptop, DVR CCTV dari lokasi. Kartu ATM diberikan kepada SJ selaku otak pembunuhan sementara laptop dan DVR dimusnahkan untuk menghilangkan bukti.

 

HW juga membuang senjata pembunuhnya yakni sebilah pisau buah ke Sungai Kalimalang. Ia kemudian membakar semua pakaian termasuk sarung tangan setelah pembunuhan tersebut.

Berdasarkan keterangannya pada polisi melalui Tribun Jakarta, SJ mengaku sakit hati dengan korban yang diduga melakukan kekerasan padanya. Ia juga ingin menguasai harta korban.

SJ dan HW diketahui saling berkenalan di sebuah gym. Keduanya kemudian bekerja sama karena HW membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

SJ kemudian ditangkap pada Jumat (29/5/2026) di wilayah Desa Lambangsari, Tambun Selatan. Sementara HW diamankan polisi di tempat kerjanya di Jatimekar, Jatiasih, Bekasi.

"Atas hal itu, SJ memerintahkan saudara HW yang dulu dikenalnya di tempat gym untuk melakukan pembunuhan terhadap korban dengan bayaran Rp 139 juta yang dibayarkan bertahap sebanyak tiga kali," ujar Kombes Sumarni saat menjelaskan kasus WN Korsel dibunuh tersebut. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengintip Sepak Terjang Dadan Hindayana Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Timnas Indonesia Kuatkan Pertahanan Menuju FIFA Match Day
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Profil Mayjen TNI Trenggono, Wakil Kepala BGN yang Baru, Lulusan Akmil dengan Total Harta Mencapai Rp 1,2 Miliar
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Jadwal Operasional Haji 2027, Daftar Calon Jemaah Diumumkan Lebih Awal
• 9 jam lalukompas.id
thumb
Periksa 4 Staf Maktour, KPK Dalami Mekanisme Pengisian Kuota Haji
• 5 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.