Grid.ID – Film animasi Garuda di Dadaku akan segera tayang di bioskop. Film ini dibintangi sejumlah aktor seperti Kristo Immanuel, Keanu Azka, dan Quinn Salman sebagai pengisi suara.Menurut Kristo, Keanu, dan Quinn, tantangan terbesar sebagai pengisi acara bukan menghafal dialog, melainkan membangun imajinasi selama proses rekaman. Sebab, mereka harus membayangkan suasana, lokasi, hingga lawan main tanpa bantuan set atau adegan nyata."Membangun ruang imajinasi adalah salah satu tantangan yang paling utama," ujar Kristo Immanuel di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).Proses rekaman film ini juga berlangsung cukup lama, bahkan mencapai beberapa bulan. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Keanu Azka karena suaranya mengalami perubahan seiring masa pubertas."Ada jeda lumayan banyak, kayak tiga bulan, dua bulan gitu. Suara aku berubah banget dari yang sebelumnya," cerita Keanu.Sementara itu, Quinn Salman mengaku kesulitan saat harus memerankan karakter yang sangat berbeda dengan kepribadiannya sehari-hari. Ia harus menyesuaikan cara berbicara dan gaya bahasa agar sesuai dengan karakter yang dimainkan."Kesulitan aku sih Naya ini karakter yang jauh berbeda banget sama kehidupan aku sehari-hari," tutur Quinn Salman.Meski hanya berakting di dalam studio rekaman, ketiganya merasa pengalaman tersebut sangat berharga. Mereka dituntut untuk menampilkan emosi dan ekspresi hanya melalui suara."Kita bener-bener harus kayak, oke sekarang aku lagi di lapangan, lagi ngapain, lagi ngelatih," tambah Quinn.Keanu juga menegaskan pentingnya kemampuan berimajinasi saat menjadi pengisi suara."Kita tuh harus mendalami karakter, harus punya imajinasi yang luas," tutup Keanu.
Film animasi Garuda di Dadaku melibatkan aktor Kristo Immanuel, Keanu Azka, Quinn Salman, dan lain-lain sebagai pengisi suara. Film ini akan tayang di bioskop pada 11 Juni 2026. (*)
Artikel Asli




