Bogor, VIVA – Penggunaan motor trail tidak hanya menuntut kemampuan pengendara dalam menaklukkan medan berat, tetapi juga kesiapan kendaraan menghadapi kondisi ekstrem. Mulai dari jalur berbatu, sungai, tanjakan curam hingga lintasan berlumpur, seluruh komponen motor dipaksa bekerja lebih keras dibanding penggunaan normal di jalan raya.
Karena itu, pemilihan pelumas menjadi salah satu faktor yang mendapat perhatian khusus di kalangan pecinta off-road. Bagi pengguna motor trail, pelumas bukan sekadar cairan pelindung mesin, melainkan komponen penting yang berpengaruh terhadap performa dan daya tahan kendaraan.
Kondisi kerja mesin saat melintasi jalur ekstrem sangat berbeda dibanding penggunaan harian. Putaran mesin cenderung lebih tinggi, suhu kerja meningkat, dan beban yang diterima mesin juga lebih besar karena harus menghadapi berbagai hambatan di medan off-road.
Situasi tersebut membuat banyak penggemar motor trail lebih memilih pelumas yang memiliki karakter motorsport. Jenis pelumas ini umumnya dirancang untuk menjaga kestabilan performa mesin ketika bekerja dalam tekanan tinggi dalam waktu yang cukup lama.
Fenomena tersebut terlihat dalam gelaran Bogor Hujan Trail (BHT) 2026 yang berlangsung di kawasan Klapanunggal, Cileungsi, Kabupaten Bogor. Acara yang digelar dalam rangka Hari Jadi Bogor ke-544 itu diikuti rider dari berbagai daerah dengan karakter lintasan yang cukup menantang.
Mengusung tema "Dari Bogor untuk Indonesia", kegiatan ini menghadirkan jalur adventure trail sepanjang 65 kilometer. Para peserta harus menghadapi kombinasi medan berupa gunung kapur, sungai, hutan, hingga tanjakan ekstrem yang dikenal menguras tenaga pengendara maupun kendaraan.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy (MIE), Welmart Purba, mengatakan bahwa kebutuhan pengguna motor trail berbeda dengan pengendara motor pada umumnya. Menurutnya, kondisi ekstrem membuat komponen mesin membutuhkan perlindungan lebih maksimal.
“Popularitas tersebut tidak lepas dari karakter produk IPONE yang identik dengan dunia motorsport dan dirancang untuk mendukung performa mesin di medan ekstrem, mulai dari jalur tanah, bebatuan, hingga lintasan berlumpur,” ujarnya.
Menurut Welmart, kedekatan antara pelumas motorsport dan komunitas trail terbentuk karena kesamaan karakter. Keduanya sama-sama berorientasi pada performa, ketahanan, dan kemampuan menghadapi kondisi yang tidak biasa.





